Latest News
20 November 2016

Seminar Jurnalistik Muslim UWKS Surabaya Berlangsung Penuh Khidmat

SatuPos.Com |  Bertempat di Ruang Penataran Bangsal Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, pada Jum’at, (18/11/2016) telah berlangsung penuh khidmat  acara “Seminar Moslem Jurnalism Class”.

Meski sederhana, event ini tampak  meriah, serius, dan santai dengan dipandu langsung oleh Andre Rahmatullah dari Anggota Penulis Muda Nusantara (PENA) JawaTimur.

Dalam pelatihan jurnalistik, lelaki jebolan pesantren Hidayatullah ini mengatakan bahwa santai tetapi tetap focus dan konsentrasi dalam menulis apapun itu.

Dia juga mengatakan jurnalistik itu kekuatan media. Dia terangkan, Media mampu membentuk, member fokus, dan mempercepat opini publik. Selain itu, Ada dictum yang mengatakan, media menciptakan juga menghancurkan citra. Artinya, katannya, berkaitan dengan hal di atas maka umat Islam harus ada yang bergerak di bidang media.

”Ini sudah perang media, maka kita harus melahirkan penulis-penulis hebat dalam menyampaikan kebenarannya dengan mencari kejelasan tentang sesuatu hingga jelas benar keadaannya,” tandas lelaki kelahiran 24 Mei 1993 ini.

Di hadapan mahasiswa/I  dari berbagai universitas Surabaya ini, dia jelaskan arti Jurnalistik, katannya, yaitu kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita tentang berbagai peristiwa atau fenomena kepada khalayak melalui saluran media tertentu.

Jurnalistik juga mencakup kegiatan dari peliputan sampai kepada penyebarannya kepada masyarakat.

“Terdapat ciri-ciri jurnalistik, diantarannya yang harus kita ketahui bersama; Skeptis, Bertindak, Berubah, Seni, dan PeranPers,” ungkap mantan Manajer Pusdiklat Hidayatullah Batu-Malang ini.


Di akhir penghujung acara Seminar Jurnalitstik ini, Andre, sapaan akrabnya menegaskan bila seseorang bisa menulis harus memiliki keyakinan, kemauan dan praktik juga motivasi.

“Menulis itu mudah dan menyehatkan. Karena dengan menulis semua akan menjadi lebih ringan,” ujarnya.

Andi Baiturrozaq, salah satu peserta umum mengungkapkan bahwa keseruannya mengikuti  "seminar moslemjurnalis" sebenarnya bukan passionnya untuk jadi penulis, tetapi karena banyaknya media dan jurnalis yang sedikit nakal. Sukanya mengadu domba dan menfitnah umat muslim dengan memberitakan islam teroris, islam radikal dan islam apa–apalah.

“Jadi mau tak mau saya harus ikut belajar passion writing, agar bisa menyajikan informasi yang akurat terpercaya dan adil,” kata  lelaki asal  Sulawesi ini.

Sementara itu, Kepala Departement Humas Badan Kerohanian Islam Universitas Wijaya Kusuma, Syahrir yang hadir dalam kesempatan tersebut memaparkan bahwa menulis adalah cara yang tepat untuk meluapkan segala rasa kehidupan. Setelah mengikuti Moslem Jurnalism Class, diharapkan semua peserta maupun panitia memiliki pengetahuan yang menambah kapasitas diri dalam menulis.

“Ditunggu karya tulisnya ya kawan,” pesannya seraya menutup acara ini.

(Liputan: Ariska Arda Jayanti, Fakultas Bahasa dan Sains, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Seminar Jurnalistik Muslim UWKS Surabaya Berlangsung Penuh Khidmat Rating: 5 Reviewed By: satupos news