Latest News
23 December 2016

Blunder Pernyataan Menag, Netizen Ramai-ramai Kecam Lukman Hakim

SatuPos.Com | Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. H. Anwar Abbas sangat menyesalkan pernyataan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin yang mengatakan fatwa MUI tidak mengikat.

Menurut Anwar Abbas sebagai seorang pejabat pemerintah apalagi sebagai Menteri Agama tidak sepantasnya dia mengucapkan hal itu.

"Seharusnya beliau (Menteri Agama) menyadari bahwa sebagai sebuah wadah yang di dalamnya berhimpun para ulama dari berbagai ormas dan kelembagaan Islam, MUI menjadi benteng utama dalam menyampaikan fatwa keagamaan," kata Anwar seperti dikutip dari Republika, sesaat yang lalu.

Sebagai Menteri Agama, imbuh Anwar, seharusnya menyadari fatwa MUI adalah panduan bagi umat Islam dalam menjalankan ajaran agamanya. Artinya, bagi umat Islam fatwa MUI mempunyai daya ikat keagamaan (Ilzam syar’i).

Pemerintah dalam menetapkan kebijakan, terutama yang terkait dengan ajaran agama juga mendasarkan pada fatwa MUI.

Dia mencontohkan, misalnya kebijakan pemerintah terkait Ahmadiyah, Al-Qiyadah, Al-Islamiyah, dan Gafatar.

"Semua itu diputuskan berdasarkan fatwa MUI," tegasnya.

Selain itu, dijelaskan dia, juga tentang pengaturan operasional lembaga keuangan syariah, pemerintah mendasarkannya pada fatwa MUI.

Kementerian Agama sendiri sebelum menetapkan itsbat awal Ramadhan dan awal Idul Fitri hampir setiap tahun selalu meminta fatwa dan pandangan MUI terkait dengan hal itu. Ia menegaskan, masih banyak contoh lainnya.

Oleh karena itu, menurut Anwar, pernyataan Menteri Agama sangat tidak tepat dan tidak sesuai dengan kenyataan. Kalaupun ada literatur yang menjelaskan hal itu, sangat tidak tepat konteksnya untuk dikaitkan dengan fatwa MUI. Apa yang disampaikan oleh Menteri Agama tersebut tidak sesuai dengan muqtadhal hal.

"Seharusnya Menteri Agama berterima kasih kepada MUI yang sudah membantu meringankan tugasnya, bukan malah menihilkan fatwa MUI," jelasnya.

Netizen Mengecam

Pernyataan Menag soal Fatwa MUI ternyata mengundang amarah publik. Tak terelakkan lagi, netizen pun ramai-ramai mengecam Lukman Hakim.

Berikut beberapa kutipan komentar yang kami himpun terkait pernyataan Menag soal Fatwa MUI:
 
Ilham: Mungkin karena berangkat dari pandangan tak mengikat itulah sehingga banyak orang yang walau disumpah dengan Al-Qur'an tetap korupsi... wallahu a'lam.

Noerr Noer · Kota Bandar Lampung: ya,..g semua menterikn orang pinter pak,.

Ahmad Maulana Afifi: Coba deh lihat2 ceramah tentang akhir zaman dari Ust. Zulkifli Muhammad Ali, disitu disebutkan bahwa kata Rosul kelak pada akhir zaman umat Islam terbagi menjadi 2, yaitu muslim benar2 beriman (membela agamanya) dan muslim munafik (menjual agamanya) yang cinta dunia. Sekarang lihatlah ada orang2 muslim yg seakan2 membangkang para ulama.

Ucu Saepudin: yg jelas jelas nampak muslim munafik tuh si nusron habis habisan belain yg nista agamanya sendiri

Bilal Mustaqin:  menteri agama ini sebaik nya di bubarkan saja, kerjaan cuman urusan mungut biaya haji saban tahun..

Ucu Saepudin: negatif bagi siapa?itu kan kusus untuk umat islam supaya jangan memakai atribut agama lain

Aminah: Aku Cinta Allah dan Rosulnya juga ulama ....

Bahar Chinang: Lebih Percaya MUI daripada orang yg gila jabatan

Rico Diaz:  Idiologi merah melarang agama masuk keranah politik makanya dicari celah agar mui bisa dibubarkan.

Mbah Liem: Pak menag, tunjukan toleransi anda dengan mengenakan topi santa, rasakan sensasinya !

Budi Cahyono: Secara jelas fatwa tersebut ditujukan kepada umat Islam dan menjaga akidah dan keyakinannya, serta melarang pihak mana pun untuk mengajak dan/atau memerintahkan kepada umat Islam untuk menggunakan atribut keagamaan non-Muslim, karena hal itu bertentangan dengan akidah dan keyakinannya

Dedi Widi: Kalau jabatan dan materi sudah menguasai hati, nuranipun tertutup ambisi. Kasihan menag yg menjadi bodoh karena hal ini.

Gatot Arozi Wahidin Mulyono: Kami kehilangan referensi kalau MUI tak ada. Kalau pemerintah mau bubarkan ya silakan. Tersisa Al Quran dan hadits yang memang diwasiatkan Rasulullah. Cuman kami kan terlalu bodoh untuk memahami itu semua tanpa referensi.

Hanibal Haris: MENAG sebagai pemerintah mengurus dan mengatur hal teknis (operasional haji, sekolah, sarana ibadah dll) sedangkan fatwa, tata cara ibadah, syariah, muamalah itu domain nya MUI. semua udah ada porsi masing-masing sesuai keahlian dan pengetahuannya.


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Blunder Pernyataan Menag, Netizen Ramai-ramai Kecam Lukman Hakim Rating: 5 Reviewed By: satupos news