Habib Rizieq sebut Menhan Sosok Negarawan


SatuPos.Com | Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menyebut sosok Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sebagai  figur negarawan yang aspiratif terhadap semua golongan anak bangsa.

Penegasan itu disampaikan Habib menanggapi pertanyaan wartawan seputar program Bela Negara yang diikuti oleh kader FPI Cabang Banten.

FPI, kata Habib, mengapresiasi pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menyebut tidak ada larangan bagi siapapun untuk ikut program bela negara.

"Pernyataan Menhan menunjukkan gambaran seorang negarawan,"  kata Habib saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

"Walaupun Menhan mungkin di dalam beberapa hal punya perbedaan dan pandangan dengan FPI, tapi di dalam persoalan bela negara beliau tampil sebagai seorang negarawan," jelas Habib.

Menurut Habib, kader FPI adalah termasuk warga negara Republik Indonesia dan mempunyai hak untuk ikut latihan bela negara.

FPI, terang Habib,  mengucapkan terima kasih karena  telah diizinkan untuk mengikuti program latihan bela negara. Ini tentu positif, karena program tersebut tak hanya mengedepankan latihan fisik, tapi juga ada penjelasan-penjelasan dari pihak TNI tentang pilar-pilar negara.

Baca Juga: Menhan: Materi Bela Negara FPI Positif, Kalau Nggak Izin Nggak Apa-apa Juga Sich...

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa tidak ada larangan siapa pun warga negara Indonesia untuk mengikuti program Bela Negara, termasuk Front Pembela Islam (FPI).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Habib Rizieq sebut Menhan Sosok Negarawan"

Post a Comment


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

loading...