Lagi, Habib Novel Laporkan Ahok Telah Menghina Ulama


SatuPos.Com | Sekjen Dewan Pimpinan Daerah (DPP) Front Pembela Islam (FPI), Novel Chaidir Hasan Bamukmin  telah resmi melaporkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas dugaan pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik.

Hari ini, Habib Novel  mendatangi Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Nurhayati.

Usai melaporkan Ahok, kepada wartawan Habib menunjukkan surat Laporan tersebut telah diterima dengan nomor LP/55/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus, tertanggal 5 Januari 2017.

Ihwal laporan ini bermula dari persidangan keempat Ahok pada Selasa, (3/1/2017) lalu. Dimana dalam sebuah pernyataannya Ahok muncul setelah meledek isi dari BAP Habib yanbg tertulis kata Fitsa Hats.

“Ada saksi yang malu kerja di Pizza Hut, tapi sengaja diubah jadi Fitsa Hats. Saya sampai ketawa, padahal semua mesti tanda tangan. Dia bilang enggak memperhatikan,” sebut Ahok dalam keterangannya di hadapan wartawan  di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1) malam.

“Saya pikir dia malu tidak boleh dipimpin oleh yang tidak seiman. Pizza Hut kan punya Amerika,” imbuhnya.

Atas pernyataan Ahok tersebut, Habib Novel melaporkan hal tersebut sebagai bagian menghina ulama.

Dalam laporan tersebut Ahok dikenakan Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP juncto Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan UU no 11 tahun 2008 tentang ITE.

Terkait dengan banyaknya pemberitaan soal dirinya di luar kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok, Novel merasa kini dirinya tengah mendapat serangan. Termasuk pemberitaan soal Fitsa Hats. Namun Habib tak menghiraukan hal tersebut.

"Saya merasa diserang dengan kasus pribadi. Saya hanya mau dipertanyakan tentang kasus Ahok saja," tukasnya. (R-08)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lagi, Habib Novel Laporkan Ahok Telah Menghina Ulama"

Post a Comment


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.