Latest News
05 April 2017

Soal Tudingan Makar, MUI: Kalau Tak Ada Bukti Lepaskan, Jangan Orang Sudah Teraniaya Berhari-hari Ditahan


SatuPos.Com | Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain mengatakan upaya makar berdasarkan undang-undang yaitu jika seseorang membuat suatu gerakan dan menebar kebencian di depan umum, serta melakukan tindakan untuk mengubah Pancasila dan UUD 1945.

“Jadi kalau hanya ingin mengepung DPR minta DPR sidang untuk menurunkan Presiden, itu bukan makar. Itu hak warga negara, masa itu makar. Kalau DPR-nya mau ya sidang, kalau gak mau kan DPR-nya nggak sidang,” katanya menanggapi polemik penangkapan aktivis 313, pekan lalu.

Oleh karena itu, Zulkarnain meminta polisi segera melepaskan Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad al-Khaththath kalau tidak memiliki bukti yang kuat.

Zulkarnain menilai  tindakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak bisa dimengerti lagi dalam mengambil keputusan terkait kasus ini.

"Sebaiknya Polri itu menegakkan hukum sesuai dengan atribut negara. Jangan sampai Tito ditunggangi oleh politikus," ujarnya.

Seharusnya, imbuh Zulkarnaen, Polri belajar dari kasus penangkapan  Rachmawati Soekarnoputri dkk dan sudah dianggap makar, tapi nyatanya tidak terbukti, sedangkan orang sudah teraniaya berhari-hari ditahan.

Baca Juga: Soal Tudingan Makar, Kiai Ma'ruf: Kita Tunggu Polisi, Buktinya Apa

Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya menangkap lima orang terkait dugaan pemufakatan jahat pada Jumat (31/3) dini hari. Kelima orang itu yakni Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath, Zainudin Arsyad, Irwansrah, Veddrik Nugraha alias Dikho dan Marad Fachri Said alias Andre.

Para tersangka dikenakan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP tentang pemufakatan makar, tersangka Veddrik dan Marad juga dijerat Pasal 16 UU Nomor 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. (Ummi Khalsum)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Soal Tudingan Makar, MUI: Kalau Tak Ada Bukti Lepaskan, Jangan Orang Sudah Teraniaya Berhari-hari Ditahan Rating: 5 Reviewed By: satupos news