Latest News
15 April 2017

Soemarsono: Peresmian Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Tak Ada Kaitannya dengan Pilkada

SatuPos.Com | Presiden Joko Widodo hari ini meresmikan Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. Peresmian ini lebih awal satu hari dari jadwal semula.

Menurut Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Soemarsono, peresmian Masjid dimajukan karena jadwal Presiden yang cukup padat pada hari minggu besok.

Pembangunan Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari yang dimulai sejak groundbreaking pada 29 September 2014 lalu, Pemprov DKI menggelontorkan APBD sebanyak Rp170 miliar untuk pembangunan masjid ini.

Masjid Raya Jakarta ini didominasi ornamen budaya Betawi. Pada bangunan utamanya menggunakan ornamen gigi balang. Sementara itu, bangunan pendukungnya dihiasi ornamen melati dan bunga matahari.

Peresmian ini dipercepat ditengah sejumlah kontroversi yang masih menyelimuti pembangunan masjid tersebut.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengklarifikasi isu yang beredar tersebut.

"Perlu klarifikasi berita dengan gambar yang beredar luas, khususnya di kalangan umat Islam, bahwa denah Masjid Daan Mogot itu dari atas berbentuk lambang agama lain (non Islam)," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, pada Jumat (14/4).

"Begitu pula garis pada pintu-pintu masjid yang menonjolkan lambang-lambang tersebut," sambung mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Jika pembangunan itu benar menyiratkan lambang agama lain, maka Din meminta agar pembangunan masjid yang akan diberi nama Hasyim Asyari itu diperbaiki terlebih dahulu sebelum diresmikan.

Terkait hal ini Sumarsono mengatakan, jangan mengkaitkan peresmian masjid dengan isu Pilkada.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu menegaskan, pemerintah tidak takut peresmian ini disebut politis.

Peresmian masjid yang dibangun pada era gubernur non-aktif Basuki Tjahaja Purnama itu sebelumnya dikaitkan sebagai langkah politis Ahok jelang pemungutan suara Pilkada DKI 2017.

Namun, Soni menegaskan, hal ini sama sekali tidak berkaitan dengan Pilkada DKI 2017 yang akan menjalankan pencoblosan putaran kedua pada Rabu (19/4). Peresmian itu semata-mata lantaran mengikuti jadwal Presiden Joko Widodo.

"Nggak ada hubungannya dengan (hari) tenang, nggak ada hubungannya dengan pilkada, yang jelas terjadwal," tegas Soni.

"Harusnya memang tanggal 16, tapi dimajukan, karena agenda Presiden adanya hari ini. Jadi, kita menyesuaikan saja. Karena kalau mundur belum tentu kapan, beliau kan punya agenda padat," demikian soemarsono.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Soemarsono: Peresmian Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari Tak Ada Kaitannya dengan Pilkada Rating: 5 Reviewed By: satupos news