Latest News
27 June 2017

Harga Sebuah (Bi'ah) Lingkungan Tahfizh Bagi Penghafal Qur'an

HARGA SEBUAH (BI'AH) LINGKUNGAN TAHFIZH BAGI PENGHAFAL QUR'AN :

Membangun ponpes tahfizh tidak sama dengan membangun ponpes pada umumnya. Biasannya pembangunan ponpes pada umumnya lebih dominan pada bangunan fisik dan sarana prasarananya.

Tapi bagi ponpes tahfizh tidak mesti harus memiliki bangunan yang megah dan fasilitas serba lengkap. SEBAB DI PONPES TAHFIZH membangunan BI'AH (Lingkungan tahfizh harus jadi prioritas utama). Bi'ah ini jangan diartikan hanya sebatas pengurus, ustadzah dan para santri/wati saja. Tapi MASYARAKAT LINGKUNGAN PONPES termasuk menjadi bagian dari bi'ah penting untuk dibangun.

Lucu rasanya jika ada ponpes tahfizh masyarakatnya tidak terbangun dengan baik.

Biasanya jika ada ponpes tahfizh tapi masyarakatnya tak terbangun dengan baik ada kemungkinan ponpes tahfizh itu TIDAK DIPIMPIN (PENGAMBIL KEBIJAKANNYA) BUKAN SEORANG PENGHAFAL QUR'AN, maka wajar kita membangun bi'ah tidak pernah menjadi agenda utamanya. sebab tak merasakan bagaimana beratnya menjaga Hafalan Qur'an.

Maka jangan berpikir yang bukan2 jika seorang hafizh/ah ingin punya PONPES TAHFIZH sendiri sebab hakekatnya dia ingin MEMILIKI BI'AH (LINGKUNGAN) dan BUKAN MEMILIKI ASETNYA. SEBAB menjaga hafalan Qur'an sampai mati bukan hal yang mudah untuk dilalui

Nashrullah Jumadi
PONPES TAHFIZHUL QUR'AN Khoirotun Hisan Khusus Muslimah
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment


Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Harga Sebuah (Bi'ah) Lingkungan Tahfizh Bagi Penghafal Qur'an Rating: 5 Reviewed By: satupos news