APPI: Penagih utang ilegal bisa dilaporkan ke polisi untuk dihukum

by -0 views
1632820335323 1 - SatuPos.com



1632820335323 1 - SatuPos.com

Eksekusi juga terjadi karena biasanya pihak ketiga kurang bisa bekerjasama. Biasanya kami mendidik mereka untuk sopan sesuai prosedur dan kami undang mereka ke polisi…

Jakarta (Satupos) – Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan: penagih hutang atau penagih utang yang tidak bersertifikat atau ilegal dapat dilaporkan ke polisi untuk dihukum.

“Penarikan unit yang berlebihan dengan penagih hutang ilegal atau tidak bersertifikat dapat dilaporkan ke polisi. Kami setuju penagih hutang yang ilegal bisa ditangkap agar bisa dihukum,” kata Kelvin di Jakarta pengarahan media bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) online yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, dengan Non Performing Financing (NPF) bruto pada Juli 2021 yaitu sebesar 3,95 persen, jumlah penarikan unit produk yang debiturnya gagal bayar kredit sebenarnya sangat kecil. Jika terpaksa melakukan penarikan, perusahaan pembiayaan biasanya melakukannya dengan sopan.

Menurut Kelvin, sekitar 90 persen sengketa terjadi ketika unit produk telah berpindah tangan kepada pihak ketiga, sedangkan debitur atau pemilik pertama telah menghilang, seperti pindah kota atau pulau tempat tinggalnya.

Baca juga: OJK Minta Kemenkominfo Blokir Aplikasi yang Digunakan Penagih Hutang

Dikatakannya, untuk kasus seperti ini, debitur pertama bisa dipidana hingga lima tahun penjara.

Loading...

“Eksekusi juga terjadi karena biasanya pihak ketiga kurang bisa bekerja sama. Biasanya kami mendidik mereka agar sopan sesuai prosedur dan kami mengundang mereka ke polisi untuk mediasi, atau membawa mereka ke Lembaga Penyelesaian Sengketa Alternatif (LAPS) di OJK,” imbuhnya.

Bahkan, lanjutnya, OJK telah membantu 5,2 juta debitur dengan terbitnya Peraturan OJK Nomor 58 Tahun 2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Corona Virus Disease 2019 Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. Oleh karena itu, NPF multifinance masih berada pada level yang rendah.

BACA JUGA :  V BTS Adalah Penggemar Berat Penyanyi Jazz Pemenang Grammy Kurt Elling, Dan Sepertinya Perasaan Itu Saling Menguntungkan : Berita K-Pop

“Sekitar 60 sampai 70 persen debitur sekarang sudah kembali ke pembayaran normal. Artinya, pihak multifinance sebenarnya tidak tertarik bicara eksekusi, tapi karena yang kami pinjamkan adalah uang, kami lebih memilih debitur membayar cicilan dengan uang, patuh sampai selesai. dilunasi,” katanya.

Baca juga: OJK: “Debt collector” harus membawa dokumen resmi saat menagih utang

Baca juga: OJK Minta Kemenkominfo Blokir Aplikasi yang Digunakan Penagih Hutang

Reporter: Sanya Dinda Susanti
Editor: Risbiani Fardaniah
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel APPI: Penagih utang ilegal bisa dilaporkan ke polisi untuk dihukum

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *