BPJS Kesehatan Gandeng KPK Kembangkan Budaya Anti Gratifikasi Program JKN-KIS

by -0 views
86770 bpjs kesehatan - SatuPos.com



86770 bpjs kesehatan - SatuPos.com

SatuPos.com – Sebagai apresiasi terhadap upaya pengendalian gratifikasi di lingkungan Dinas Kesehatan BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti memberikan penghargaan kepada mitra/fasilitas kesehatan dan sejumlah Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) BPJS Kesehatan di tingkat kedeputian daerah dan kantor cabang, Senin (27/27/2011). 9/2021).

“BPJS Kesehatan telah menerapkan sistem pengendalian penerimaan gratifikasi melalui Program Pengendalian Gratifikasi. Langkah ini diambil untuk memastikan terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan kerja kita,” kata Ghufron dalam acara penyerahan UPG Award BPJS Kesehatan 2021 yang digelar secara daring.

Di tingkat kedeputian daerah, UPG BPJS Kesehatan yang mendapatkan penghargaan Satupos lain Deputi Daerah Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara; Deputi Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, dan Jambi; dan Deputi Wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Sedangkan di tingkat cabang, penghargaan diterima oleh Kantor Cabang Soreang, Kantor Cabang Waingapu, dan Kantor Cabang Jember.

Ghufron menjelaskan, Program Pengendalian Gratifikasi tidak hanya melibatkan pihak internal BPJS Kesehatan, tetapi juga pihak eksternal dan pemangku kepentingan JKN-KIS seperti mitra fasilitas kesehatan. Untuk itu, BPJS Kesehatan juga menyelenggarakan Kompetisi TikTok dan Vlog Anti Gratifikasi yang diharapkan dapat menjadi sarana sosialisasi, edukasi, dan publikasi terkait upaya pengendalian gratifikasi di BPJS Kesehatan.

“Kompetisi ini diharapkan mampu mendorong kesadaran dan dukungan mitra BPJS Kesehatan terhadap pelaksanaan pengendalian gratifikasi. Karena pelaksanaan pengendalian gratifikasi bukan hanya komitmen dari diri sendiri dan seluruh organ di BPJS Kesehatan, tetapi juga harus dilandasi oleh kesadaran bersama para pemangku kepentingan JKN-KIS,” kata Ghufron.

Lomba Tiktok Anti Gratifikasi BPJS Kesehatan diikuti oleh ratusan peserta dari fasilitas kesehatan, mitra kerja dan pemangku kepentingan JKN-KIS lainnya. Juara pertama diraih oleh Puskesmas Pandanaran, Jawa Tengah, juara kedua Klinik Cerme Gresik, Jawa Timur, dan juara ketiga diraih Rumah Sakit Cimacan, Jawa Barat. Barat, dan juara ketiga dipegang oleh Puskesmas Karanggeneng Jawa Timur.

BACA JUGA :  Copa Libertadores: Sao Paulo vs Palmeiras berakhir seimbang
Loading...

Ketua Badan Pengawas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan UPG BPJS Kesehatan memiliki peran strategis dan membutuhkan integritas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik. Ia juga optimis, dengan komitmen yang tinggi dari seluruh duta BPJS Kesehatan untuk menjalankan Program JKN-KIS, ia yakin BPJS Kesehatan mampu mengelaborasi dan mengembangkan kualitas layanan terbaik bagi peserta JKN-KIS.

“Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk melaksanakan pencegahan dan pemberantasan gratifikasi di BPJS Kesehatan, sebagai bentuk upaya mewujudkan good governance yang bersih dan berwibawa dengan melibatkan partisipasi aktif mitra BPJS Kesehatan seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), instansi pemerintah terkait. .lainnya, dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK RI, Syarief Hidayat juga mengapresiasi BPJS Kesehatan yang dari tahun ke tahun berupaya meningkatkan upaya pengendalian gratifikasi di lingkungan kerjanya. Bahkan, menurut dia, BPJS Kesehatan telah melakukan gebrakan dengan menggelar penghargaan UPG BPJS Kesehatan 2021 yang belum banyak digelar kementerian/lembaga lain.

“Kami telah mengevaluasi apa yang telah dilakukan BPJS Kesehatan dalam pengendalian gratifikasi. Bahkan pada tahun 2020, BPJS Kesehatan masuk dalam daftar lima besar kementerian/lembaga dengan UPG terbaik. Ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan ke depan, seperti seperti mendeteksi komponen titik rawan gratifikasi dan menyiapkan mitigasi risiko titik rawan gratifikasi yang berpotensi timbul dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terima kasih BPJS Kesehatan yang telah mendukung KPK dalam mewujudkan budaya anti gratifikasi di Indonesia,” ujarnya .





Terimakasih sudah membaca artikel BPJS Kesehatan Gandeng KPK Kembangkan Budaya Anti Gratifikasi Program JKN-KIS

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *