Cadangan Devisa RI Pecahkan Rekor Tinggi, Terima Kasih IMF!

by -0 views
36c32cc9 d9f8 4d79 b5df 0e72720ea8c4 169 - SatuPos.com


Jakarta, SatuPos IndonesiaKabar baik datang dari posisi cadangan devisa Indonesia yang sempat mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada akhir Agustus lalu. Bukan hanya mencetak rekor, tapi jauh melampaui rekor sebelumnya.

Bank Indonesia (BI) hari ini mengumumkan cadangan devisa pada akhir Agustus 2021 sebesar US$ 144,8 miliar. Naik US$ 7,5 miliar dari bulan sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi dalam sejarah Indonesia merdeka. Rekor cadangan devisa sebelumnya sebesar US$ 138,8 miliar dicapai pada April 2021.

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2021 tercatat sebesar 144,8 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan posisi akhir Juli 2021 sebesar 137,3 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan. 9,1 bulan impor atau 8,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.Bank Indonesia menilai cadangan devisa mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan,” demikian keterangan tertulis BI, Selasa (7/07). 9/2021).

biasanya

Menurut BI, lonjakan cadangan devisa pada Agustus ini karena adanya penambahan alokasi Hak Menggambar Khusus (SDR) sebesar 4,46 miliar atau setara dengan US$ 6,31 miliar yang diterima Indonesia dari International Monetary Fund (Dana Moneter Internasional/IMF).

SDR adalah instrumen keuangan yang dikeluarkan oleh IMF dan dapat digunakan untuk transaksi keuangan negara-negara anggotanya. Nilai SDR sendiri merupakan kombinasi dari lima mata uang, yaitu dolar AS, euro, yuan China, yen Jepang, dan pound Inggris, dengan bobot yang berbeda. Dolar AS, seperti biasa, adalah bobot terbesar, diikuti oleh euro dan yuan.

Dalam keterangannya, BI mengatakan pada tahun 2021, IMF akan meningkatkan alokasi SDR dan mendistribusikannya ke seluruh negara anggota, termasuk Indonesia, secara proporsional sesuai kuota masing-masing. Alokasi SDR dibagikan kepada negara-negara anggota IMF secara gratis.

IMF sampai saat ini memiliki SDR 660,7 miliar atau setara dengan total US$ 943 miliar, menurut situs resmi IMF. Dari jumlah tersebut, SDR 456 miliar dialokasikan dan disalurkan mulai 23 Agustus lalu. Alokasi dan penyaluran tersebut disebut-sebut terbesar sepanjang sejarah.

IMF mengatakan alokasi tersebut ditujukan untuk mendukung cadangan devisa global dalam jangka panjang, serta membantu negara-negara menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Tanpa SDR dari IMF, cadangan devisa Indonesia masih akan meningkat sekitar US$ 1,2 miliar. Rupiah yang menguat, dan melonjaknya harga komoditas pada Agustus turut mendukung penambahan cadangan devisa.

HALAMAN BERIKUTNYA >>> Intervensi BI Minimal, Harga Komoditas Meroket



Terimakasih sudah membaca artikel Cadangan Devisa RI Pecahkan Rekor Tinggi, Terima Kasih IMF!

Loading...

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

BACA JUGA :  Mengapa Kita Harus Pusing dengan Makanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *