Khofifah Tanggapi Dugaan Penyimpangan Data Kematian Covid Jawa Timur

by -2 views
gubernur jawa timur jatim khofifah indar parawansa 169 - SatuPos.com



gubernur jawa timur jatim khofifah indar parawansa 169 - SatuPos.com

Surabaya, CNN Indonesia

Gubernur Jawa Timur (Jawa Timur) Khofifah Indar Parawansa, menyatakan pihaknya selalu transparan dalam menyajikan data kondisi kasus pandemi pandemic Covid-19 di wilayahnya. Ia juga mengklaim bahwa sistem pencatatan tersebut merupakan yang terlengkap di Indonesia.

Hal itu dikatakan Khofifah, setelah sejumlah pihak menemukan kesenjangan data kematian Covid-19 di Jawa Timur dengan data yang ditemukan di lapangan. Salah satunya Koalisi Warga Pelaporan Covid-19, organisasi profesi, hingga pemberitaan media massa.

Pemprov Jatim menjunjung tinggi transparansi data Covid-19 yang notabene menjadi parameter pencegahan dan kebijakan,” kata Khofifah melalui akun Instagram resminya, @khofifah.ip, Selasa (27/7) pagi.

Mantan Menteri Sosial Republik Indonesia itu juga mengatakan, pihaknya telah menghadirkan data-data yang andal dan up-to-date (waktu sebenarnya), serta interoperabilitas terkait kondisi Pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

Data ini dapat diakses oleh siapa saja melalui channel infocovid19.jatimprov.go.id, dia berkata.

Dalam unggahan Instagramnya, Khofifah juga menampilkan tangkapan layar halaman yang menampilkan sejumlah variabel data Covid-19, di Jawa Timur.

Ada lebih dari 80 variabel dari setiap kabupaten/kota yang terbuka untuk umum dan dapat diakses oleh siapa saja, mulai dari kasus, kontak dekat, pengujian bahkan jumlah orang yang dirawat dan Isoman. Ini adalah sistem terlengkap di Indonesia,” kata Khofifah.

Khofifah melanjutkan, sistem itu berdasarkan bawah ke atas. Artinya data yang ditampilkan pada halaman tersebut merupakan laporan dari masing-masing kabupaten/kota. Selama ini, kata dia, banyak organisasi relawan yang membantu mengawal data tersebut.

[Gambas:Instagram]

Sebelumnya, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim, Dr Sutrisno, menyatakan pihaknya menilai data kasus kematian akibat Covid-19 di sejumlah wilayah di Jatim saat ini tidak layak dijadikan dasar. untuk membuat kebijakan selama pandemi. Pasalnya, banyak kematian terkait Covid-19 yang tidak dilaporkan.

BACA JUGA :  Presiden Iran Tunjuk Diplomat Anti-Barat Sebagai Menteri Luar Negeri

Sejumlah daerah di Jawa Timur hanya melaporkan jumlah kematian per hari yang relatif kecil. Sementara itu, jumlah kematian terkait Covid-19 di lapangan jauh lebih tinggi.

Loading...

“Data yang tersedia bukan hanya data di atas meja untuk mengambil keputusan. Jadi data yang masuk hanya 0, hanya 2, tapi lihat kuburannya, hampir 20-30 kali lipat data di atas meja,” kata Sutrisno

Selain itu, LaporCovid-19, hingga Rabu (21/7), mencatat total kematian akibat Corona mencapai 98.014 kasus. Sementara itu, Gugus Tugas Covid-19 pada hari itu mencatat 77.583 kasus alias ada selisih 20.431 kasus. Salah satu perbedaan data terjadi di Jawa Timur.

Contoh kesenjangan ini terdapat di Kota Malang. Gugus tugas setempat mencatat, Senin (19/7), nol kematian. Sementara itu, LaporCovid-19 menerima laporan ada 26 jenazah yang dimakamkan dengan protokol Corona.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperluas definisi kematian Covid-19 untuk memasukkan kasus suspek dan kemungkinan. Sementara itu, RI sendiri tidak memasukkan data untuk kedua jenis status tersebut selama belum terkonfirmasi positif melalui swab.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Jatim Herlin Ferliana mengatakan, data resmi kematian Covid-19 di wilayahnya merupakan kasus yang terkonfirmasi positif.

“Yang tertulis meninggal karena Covid-19, adalah meninggal yang data pendukungnya sudah ada, jadi meninggal karena Covid-19 karena sudah ada hasil laboratoriumnya,” ujarnya.

Dikatakannya, ada sejumlah kasus kematian warga Jatim yang belum disertai hasil laboratorium. Maka, pihaknya menunda pencatatan kasus kematian ini sebagai kasus kematian akibat corona.

(frd/anak)

[Gambas:Video CNN]






Terimakasih sudah membaca artikel Khofifah Tanggapi Dugaan Penyimpangan Data Kematian Covid Jawa Timur

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *