Latihan anti-teror China-Tajikistan saat situasi Afghanistan berubah

by -4 views
2021 08 16T040258Z 1520570615 RC246P9DWU2F RTRMADP 3 AFGHANISTAN CONFLICT - SatuPos.com



2021 08 16T040258Z 1520570615 RC246P9DWU2F RTRMADP 3 AFGHANISTAN CONFLICT - SatuPos.com

BEIJING (Satupos) – China dan Tajikistan menggelar latihan bersama antiterorisme di tengah situasi politik yang berubah di Afghanistan.

Latihan yang dilakukan Kementerian Keamanan Publik China dan Kementerian Dalam Negeri Tajikistan itu berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (18/8), di Dushanbe, Tajikistan.

Dalam surat kepada Menteri Dalam Negeri Tajikistan Rahimzoda Ramazon Hamro, Menteri Keamanan Publik Tiongkok Zhao Kezhi menulis bahwa Tiongkok dan Tajikistan memiliki hubungan bertetangga yang baik, mitra strategis yang komprehensif, dan teman dekat yang saling percaya.

Zhao juga menyatakan bahwa pasukan keamanan di kedua negara telah bekerja sama dalam berbagai upaya pencegahan terorisme.

Keduanya juga turut andil dalam mengemban misi pengamanan kawasan perbatasan dan stabilitas kawasan.

“Saat ini, situasi internasional telah berubah secara drastis dan situasi anti-terorisme di kawasan tidak kondusif. Latihan anti-terorisme diharapkan dapat meningkatkan kemampuan koordinasi dalam memerangi terorisme,” tulis Zhao di media China.

Situasi yang berubah di Afghanistan telah menimbulkan kekhawatiran bagi tetangganya atas ketidakstabilan dan terorisme.

Baca juga: China Lanjutkan Evakuasi WNI dari Afghanistan, Kasus Impor Ditonjolkan

Kementerian Keamanan Publik China telah menyatakan kesediaannya untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Komite Keamanan Nasional Tajikistan untuk memperkuat koordinasi keamanan perbatasan di bawah perjanjian Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO).

Loading...

Tajikistan akan menjadi tuan rumah KTT SCO pada bulan September dan China akan sepenuhnya mendukungnya di bawah mekanisme keamanan SCO, kata Zhao.

Pasukan Taliban telah berhasil mengambil alih pemerintahan yang sah di Afghanistan.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meninggalkan istananya saat pasukan gerilyawan Taliban mengepung Kabul, Minggu (15/8), dan dikabarkan melarikan diri ke Tajikistan bersama istri dan beberapa teman dekatnya.

BACA JUGA :  Inilah 20+ Kali RM BTS Rendah Hati Winnie The Pooh : Berita K-Pop

Tajikistan berbatasan dengan Xinjiang, sebuah wilayah otonom di barat laut China, yang merupakan rumah bagi minoritas Muslim Uighur.

Baca juga: China: Taliban diharapkan berperan dalam perdamaian Afghanistan

Baca juga: Tajikistan tidak berencana untuk menampung warga Afghanistan yang menunggu visa AS

Ribuan warga Afghanistan bergegas meninggalkan ibu kota

Reporter: M. Irfan Ilmie
Penerbit: Tia Mutiasari
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Latihan anti-teror China-Tajikistan saat situasi Afghanistan berubah

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *