Mal-mal di Bali siap membantu pemerintah mengedukasi protokol kesehatan

by -1 views
Screenshot 20210909 150102 Gallery - SatuPos.com



Screenshot 20210909 150102 Gallery - SatuPos.com

Kami sudah berjanji kepada pemerintah bahwa dengan dibukanya mall, kami akan menjadi kepanjangan tangan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat agar prosesnya tertib.

Badung (Satupos) – Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) DPD Bali Gita Sunarwulan mengatakan pihaknya siap membantu pemerintah dalam memberikan edukasi protokol kesehatan (prokes) kepada pengunjung mal atau pusat perbelanjaan.

“Kami sudah berjanji kepada pemerintah bahwa dengan dibukanya mall, kami akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat agar tertib prosedurnya, seperti tetap memakai masker dan menjaga jarak serta tidak berkerumun,” kata Gita dalam Kabupaten Badung, Bali, Kamis.

Dikatakannya, sebanyak 14 mal anggota APPBI di wilayah Bali telah kembali beroperasi sejak Rabu (8/9/2021) kemarin sesuai dengan salah satu poin yang tercantum dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 15 Tahun 2021.

Dalam Surat Edaran Gubernur Wayan Koster tersebut, kegiatan di pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan di Bali dibuka dan diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas 50 persen pengunjung hingga pukul 21.00 WITA.

Baca Juga: Gubernur Bali: Mall dan DTW Bisa Dibuka Kapasitas 50 Persen

Ke-14 pusat perbelanjaan tersebut adalah Bali Collection, Beachwalk Shopping Center, Discovery Shopping Mall, Duta Plaza, Benoa Square, Plaza Renon, Lippo Mall Kuta, Lippo Plaza Sunset, Samasta, Trans Studio Mall Bali, Sidewalk Jimbaran, Park 23 Mall, Level 21 Mall dan Desa Seminyak.

Gita mengatakan, pihaknya memastikan seluruh mall anggota APPBI di Bali kembali beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan menerapkan aplikasi PeduliLindung sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi COVID-19.

Penggunaan aplikasi PeduliLindung bersifat wajib bagi seluruh karyawan dan pengunjung mall, dengan pengunjung diperbolehkan masuk mall yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis kedua.

BACA JUGA :  Penjualan Yordania! Porsi Saham Asabri di BBYB Tetap 9%
Loading...

Selain itu, Gita menambahkan, kelompok masyarakat berisiko tinggi seperti ibu hamil, penduduk berusia di bawah 12 tahun dan di atas 70 tahun juga tidak diperbolehkan masuk ke dalam mal.

“Kami sangat bersyukur karena perjuangan kami untuk mendapatkan izin untuk bisa buka sementara PPKM masih level 4 sangat sulit. Jadi, kami berharap semua pengelola mall bisa tertib mengikuti aturan sesuai dengan SE Gubernur Bali, ” dia berkata.

Sementara itu, Humas dan Media Level 21 Mall Bali I Gede Sumitra Jaya mengatakan pihaknya memperketat penerapan protokol kesehatan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung dalam berbelanja.

Selain itu, seluruh karyawan dan manajemen mal telah menjalani vaksinasi COVID-19 dosis kedua yang ditandai dengan penggunaan pin “Hai, saya telah divaksinasi”.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19 dengan melakukan vaksinasi, mengunduh aplikasi PeduliLindung, dan mematuhi protokol kesehatan 6M,” ujarnya.

Baca juga: Luhut Sebut Pandemi Masih Jauh, Orang Jangan Arogan
Baca juga: Meski PPKM Jawa-Bali Perpanjang, Mal Akan Mulai Dibuka Secara Bertahap

Wartawan: Naufal Fikri Yusuf
Editor: Kelik Dewanto
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Mal-mal di Bali siap membantu pemerintah mengedukasi protokol kesehatan

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *