Malaysia tegaskan kembali prinsip poros ASEAN menuju AUKUS

by -1 views
PERDANA MENTERI MALAYSIA LETAK JAWATAN 240220 RAFI 2 1 - SatuPos.com


Kuala Lumpur (Satupos) – Pemerintah Malaysia seperti halnya negara-negara anggota ASEAN menyatakan selalu menekankan prinsip poros ASEAN atau “ASEAN Centrality” dalam berbagai pertemuan, termasuk dalam menyikapi pembentukan forum AUKUS (Australia, Inggris dan Amerika Serikat).

Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia Kamarudin Bin Jaffar menegaskan pandangan tersebut di Putrajaya, Rabu.

“Dalam musyawarah ASEAN dengan mitra di luar ASEAN, termasuk Amerika Serikat, Australia dan Inggris, negara-negara anggota ASEAN, termasuk Malaysia, selalu mengulangi prinsip ‘ASEAN Centrality’ dan perlunya semua pihak untuk mematuhi prinsip-prinsip di tiga perjanjian,” katanya.

Dia mengatakan Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Malaysia telah menyuarakan sikap ini secara konsisten di semua pertemuan.

“Malaysia dan negara-negara anggota ASEAN lainnya berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip yang terkandung dalam SEANWFZ (Traktat Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara), ZOPFAN (Zona Aman, Bebas dan Pengecualian) dan TAC (Tact of Friendship and Cooperation in Southeast Asia). adalah untuk memastikan keamanan, stabilitas, dan keselamatan regional,” katanya.

ASEAN terdiri dari 10 negara anggota, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar.

Baca juga: Malaysia Berharap Konsensus ASEAN Ambil AUKUS

Pembentukan AUKUS diumumkan oleh para pemimpin ketiga negara pada 15 September 2021.

“Satupos 16-20 September 2021, Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Pertahanan dihubungi oleh rekan masing-masing dari Australia dan diberi pengarahan tentang pembentukan AUKUS,” katanya.

Loading...

Pemerintah telah menyuarakan keprihatinan dan kemarahan tentang AUKUS karena dianggap memprovokasi persaingan senjata dan memprovokasi kekuatan utama dunia untuk bertindak lebih agresif di kawasan, terutama di Laut Cina Selatan.

“Pemerintah juga menekankan pentingnya menghormati dan mentaati pendirian negara kita mengenai pengoperasian kapal selam nuklir di perairan negara kita sesuai dengan peraturan UN Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS), SEANWFZ, ZOPFAN dan TAC. ,” dia berkata.

BACA JUGA :  Inilah 25 Boy Group K-Pop Paling Populer… Yang Bukan Dari Empat Perusahaan Besar : Berita K-Pop

Pemerintah telah meminta semua pihak untuk memperkuat kerja sama yang lebih aktif dalam mempromosikan dan memelihara kawasan regional yang aman, stabil, tumbuh dan sejahtera, sejalan dengan aspirasi “ASEAN Outlook on the Indo-Pacific”.

Utusan Khusus Perdana Menteri Australia mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, Kementerian Pertahanan dan Dewan Keamanan Nasional Malaysia pada 5 dan 6 Oktober 2021 terkait AUKUS.

Baca juga: Kemlu: Wajar jika Indonesia Khawatir dengan AUKUS

Baca juga: IAEA Sebut Kesepakatan AUKUS Akan Rumit Kontrol Nuklir

KKP tangkap kapal ikan asing ilegal di Selat Malaka

PERDANA MENTERI MALAYSIA LETAK JAWATAN 240220 RAFI 2 1 - SatuPos.com
Seorang warga melintas di dekat pintu masuk utama Istana Negara di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (24/2/2020). Satupos FOTO/Rafiuddin Abdul Rahman/wsj.

Wartawan: Agus Setiawan
Penerbit: Tia Mutiasari
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Malaysia tegaskan kembali prinsip poros ASEAN menuju AUKUS

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *