Taliban: Seorang Wanita Tidak Bisa Menjadi Menteri

by -8 views
wartawan berbicara dengan zabihullah mujahid juru bicara taliban 210907150400 576 - SatuPos.com


IHRAM.CO.ID, KABUL — Taliban telah menegaskan bahwa perempuan tidak dapat menjabat sebagai menteri. Oleh karena itu, tidak ada wanita di pemerintahan Afghanistan yang baru.

“Seorang wanita tidak bisa menjadi menteri. Wanita tidak perlu berada di kabinet, mereka harus melahirkan,” kata juru bicara Taliban Sayed Zekrullah Hashimi. Berita TOLO.

Puluhan wanita di Afghanistan telah memprotes Taliban. Terkait aksi protes tersebut, Zekrullah Hashimi mengatakan, keempat perempuan yang berdemonstrasi di jalan tersebut tidak mewakili perempuan Afghanistan.

“Perempuan Afghanistanlah yang melahirkan orang-orang Afghanistan, mendidik mereka tentang etika Islam,” kata Zekrullah Hashimi.

Sementara itu, ada laporan bahwa perempuan di Afghanistan dicambuk, dipukul dengan tongkat setrum dan dipukuli karena menggunakan haknya. Sebuah badan yang bekerja untuk pemberdayaan perempuan, UN Women, telah menyatakan keprihatinan atas pelanggaran hak-hak perempuan oleh Taliban. UN Women mengatakan perempuan memiliki hak untuk hidup bebas dari kekerasan.

Loading...

“Perempuan memiliki hak untuk melakukan protes secara damai dan untuk hidup bebas dari kekerasan. Dalam mengambil alih Afghanistan, otoritas Taliban memiliki kewajiban untuk menghormati dan melindungi hak-hak ini,” kata UN Women. Rizky Jaramaya





Terimakasih sudah membaca artikel Taliban: Seorang Wanita Tidak Bisa Menjadi Menteri

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

BACA JUGA :  Yuan Tiongkok menguat menjadi 6,4853 per dolar AS pada hari Kamis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *