Kemenkop: Belum ada koperasi sebagai penyedia pinjaman online

by -2 views
5E7317F6 88EF 436E 9A75 25EA0D937750 - SatuPos.com



5E7317F6 88EF 436E 9A75 25EA0D937750 - SatuPos.com

Maraknya masalah pinjam meminjam uang ilegal, termasuk tuduhan bahwa koperasi yang menyelenggarakan pinjaman ternyata setelah diperiksa bahwa itu bukan koperasi…

Jakarta (Satupos) – Deputi Bidang Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) Ahmad Zabadi mengatakan sejauh ini belum ada koperasi yang memberikan pinjaman. on line (pinjol).

“Lebih dari 3.000 pinjaman ilegal yang ditutup Satgas Waspada Investasi, tidak ada koperasi. Maraknya masalah pinjam meminjam uang ilegal, termasuk adanya dugaan bahwa koperasi yang menyelenggarakan pinjaman tersebut ternyata bukan koperasi setelah dilakukan pengecekan, ini merupakan bentuk penipuan kepada masyarakat dengan mengaku sebagai koperasi,” katanya saat dihubungi, Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut, ia menyampaikan beberapa mitigasi yang dapat dilakukan terhadap pinjaman ilegal berkedok koperasi.

Pertama, legalitas koperasi atau Izin Usaha Simpan Pinjam Badan Hukum dapat dipastikan untuk menjamin kredibilitas koperasi dengan mengakses situs data koperasi Kemenkop-UKM (nik.depkop.go.id)

Kedua, koperasi tidak boleh melakukan kegiatan usaha yang menyimpang dari prinsip dan jati diri koperasi. Ketiga, layanan koperasi hanya untuk anggota.

Selanjutnya, kepatuhan koperasi dimana koperasi mengadakan rapat anggota tepat waktu dan hasilnya dapat diakses oleh semua anggota.

Baca juga: OJK: Perlu Strategi Efektif Pemberantasan Pinjaman Online Ilegal

Kemudian, bunga pinjaman yang wajar, artinya untuk menghindari praktik penipuan berkedok koperasi, diharapkan mengedepankan rasionalitas dalam menetapkan suku bunga pinjaman.

Loading...

Kemudian, peningkatan kesadaran bersama masyarakat didorong untuk selalu update informasi tentang koperasi, agar tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan besar, serta riset terlebih dahulu mengenai profil kinerja dan pengelolaan koperasi dari sumber yang kredibel.

Terakhir, pelayanan pengaduan masyarakat yang dirugikan oleh kegiatan koperasi ilegal melalui portal lapor.go.id dan/atau melalui e-mail. pusat panggilan 1500 587 sebagaimana disediakan oleh Kemenkop-UKM.

BACA JUGA :  Kemenaker Temukan Solusi Masalah Kurir e-Commerce

Sebelumnya, di Jakarta, Jumat (20/8), Kemenkop-UKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia telah membuat pernyataan bersama di konteks pemberantasan pinjaman ilegal.

“Ini penting untuk menjaga dan memastikan masyarakat terlindungi. Dengan menandatangani pernyataan bersama, 5 Kepala Kementerian/Lembaga, termasuk Kapolri, semakin menguatkan tekadnya bahwa praktik ilegal akan ditindak tegas dan diproses secara hukum, termasuk oleh kepolisian,” kata Zabadi.

Baca juga: Lima Lembaga Perkuat Upaya Pemberantasan Pinjaman Ilegal

Baca juga: Kapolri: Modus operandi pinjaman ‘online’ ilegal perlu diwaspadai

Wartawan: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Risbiani Fardaniah
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Kemenkop: Belum ada koperasi sebagai penyedia pinjaman online

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *