Presiden Jokowi Serukan Alihkan Batubara ke Energi Baru Terbarukan

by -0 views
56906 presiden jokowi saat berpidato di hari kebangkitan teknologi nasional ke 26 ist - SatuPos.com



56906 presiden jokowi saat berpidato di hari kebangkitan teknologi nasional ke 26 ist - SatuPos.com

SatuPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini dunia menghadapi situasi sulit di sejumlah sektor, termasuk sektor energi dan iklim.

Situasi sulit ini, kata Jokowi, tidak bisa ditangani oleh satu negara saja, tetapi membutuhkan aksi bersama dalam skala global.

“Kredibilitas, terutama tindakan nyata, sangat krusial,” kata Jokowi dalam pertemuan Forum Ekonomi Besar Energi dan Iklim 2021 melalui video conference dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat dalam keterangannya, Sabtu (18/9/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam menghadapi situasi darurat tersebut.

Baca juga:
Soal Kosongnya Jabatan Wakil Menteri, Faldo Maldini: Tergantung Presiden

Dari sektor energi, Jokowi mengatakan pemerintah telah mencanangkan transformasi menuju energi baru dan terbarukan, serta percepatan ekonomi berbasis teknologi hijau pada Agustus.

“Untuk mewujudkan transformasi tersebut, kami telah menyusun strategi peralihan pembangkit listrik dari batubara ke energi baru terbarukan, percepatan pembangunan infrastruktur energi baru terbarukan yang didukung efisiensi energi, peningkatan penggunaan biofuel, dan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik,” dia berkata.

Selain itu, Jokowi mengungkapkan Indonesia telah menargetkan karbon netral (Net Zero) pada tahun 2060 dengan kawasan percontohan yang masih terus dikembangkan.

“Termasuk pembangunan Green Industrial Park seluas 20.000 hektar, terbesar di dunia, di Kalimantan Utara,” kata Jokowi.

Loading...

Terkait transisi energi, Jokowi mengatakan kemitraan global sangat dibutuhkan karena transisi energi untuk negara berkembang membutuhkan pembiayaan dan teknologi yang terjangkau.

Baca juga:
Motor Helikopter Presiden Jokowi Tak Masuk LHKPN, Kenapa?

“Kami membuka peluang kerjasama dan investasi untuk pengembangan biofuel, industri baterai lithium, kendaraan listrik, teknologi karbon, penangkapan dan penyimpanan, energi hidrogen, kawasan industri hijau, dan pasar karbon Indonesia,” tambahnya.

BACA JUGA :  Dapatkan suntikan dana, Pongo fokus pada bisnis video pendek & live streaming

Kepala Negara juga menyatakan dukungannya terhadap Global Methane Pledge atau janji aksi bersama yang bertujuan untuk mengurangi 30 persen emisi metana global pada tahun 2030.

Tidak hanya itu, kata Jokowi, Global Methane Pledge dapat menjadi momentum penguatan kemitraan dalam mendukung kapasitas negara berkembang.

“Bersama Amerika Serikat dan 45 negara lainnya, Indonesia juga tergabung dalam Global Methane Initiative. Pengurangan emisi metana sudah masuk dalam Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia,” ujarnya.





Terimakasih sudah membaca artikel Presiden Jokowi Serukan Alihkan Batubara ke Energi Baru Terbarukan

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *