Reformasi Struktural Adalah Kunci Percepatan Pemulihan Ekonomi

by -0 views
WhatsApp Image 2021 09 15 at 20.39.57 - SatuPos.com


WhatsApp Image 2021 09 15 at 20.39.57 - SatuPos.com
UOB SEMINAR- UOB Indonesia menyelenggarakan seminar UOB Economic Outlook 2022 yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (15/9/2021). Foto : ist/SatuPos.com

JAKARTA – UOB Indonesia memproyeksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh minimal 5% pada 2022. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk melanjutkan reformasi struktural, menciptakan aliran pendapatan komoditas yang berkelanjutan, memanfaatkan konsumsi domestik yang kuat, dan memanfaatkan konektivitas dengan rantai nilai global.

Optimisme UOB Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi nasional juga ditopang oleh dukungan luas dari pemerintah dan sektor swasta dalam reformasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Upaya bersama untuk membantu UMKM mendapatkan akses yang lebih baik ke alat dan layanan digital, pembiayaan, dan bermitra dengan perusahaan besar akan memungkinkan UMKM untuk berkontribusi lebih besar pada perekonomian nasional dan memainkan peran yang lebih besar di tingkat regional, bahkan global.

Dalam seminar UOB Economic Outlook 2022 yang digelar secara virtual, Rabu (15/9/2021), UOB Indonesia berkesempatan menyampaikan pandangannya. Seminar ini mengangkat tema ‘Memberdayakan Ekonomi Indonesia untuk Pemulihan yang Lebih Kuat’.

Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), Presiden Republik Indonesia, dalam sambutan khusus mengatakan, di tengah pemulihan ekonomi, pihaknya mengajak dunia perbankan dan pelaku usaha untuk segera melakukan ekspansi, penyaluran kredit, dan menggencarkan dunia usaha.

“Pandemi harus kita manfaatkan sebagai momentum transformasi ekonomi Indonesia. Kita juga akan terus mengembangkan ekonomi berkelanjutan melalui ekonomi hijau dan ekonomi biru. Selain itu, kita memiliki peluang pertumbuhan yang lebih tinggi dengan potensi pasar ekspor yang masih terbuka lebar, didukung oleh mitra dagang yang mulai pulih pada kuartal kedua. Mari kita manfaatkan semua peluang ini dengan cepat untuk mendorong perekonomian dengan terus menjaga kesehatan demi terciptanya pertumbuhan yang berkelanjutan dan merata,”

Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia juga memberikan keynote speech. Tamu lainnya yang juga hadir Satupos lain Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Muhammad Lutfi, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki, serta sejumlah pemimpin dari dunia industri dan bisnis. Lebih dari 3.000 peserta menghadiri acara tahunan UOB ini.

Wee Ee Cheong, Deputy Chairman dan CEO UOB yang juga menyampaikan pesan pembuka mengatakan, pihaknya sangat mengagumi kemajuan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dalam mengatasi pandemi. Ke depan, ia melihat peluang yang akan muncul di bidang konektivitas, digitalisasi, dan keberlanjutan.

“Dengan basis yang kuat didukung oleh talenta muda yang memiliki visi panjang, terampil dan mampu secara digital, serta daya beli yang kuat, Indonesia akan dapat memanfaatkan peluang ini dan memainkan peran penting di kawasan ini,” ujarnya. .

Enrico Tanuwidjaja, Ekonom UOB, mengatakan perekonomian Indonesia diperkirakan tumbuh lebih kuat di tengah pemulihan permintaan domestik dan eksternal yang kondusif, didukung oleh kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif, serta belanja infrastruktur yang berkelanjutan. Peningkatan intensif vaksinasi di dalam negeri juga akan mendorong pelonggaran sejumlah pembatasan kegiatan sosial dan ekonomi di dalam negeri.

Loading...

“Reformasi struktural pada tahap lanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan investasi, meningkatkan ekspor neto, serta upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan akan berperan sangat penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia pascapandemi,” ujarnya.

*Memberdayakan UMKM untuk prospek pertumbuhan Indonesia

UMKM merupakan kontributor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia, memberikan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB Indonesia dan lebih dari 97 persen dari total tenaga kerja produktif. Namun, UMKM saat ini menghadapi kendala dalam melayani kebutuhan dan preferensi konsumsi masyarakat Indonesia yang semakin meningkat.

Enrico mengatakan UMKM Indonesia perlu melakukan reformasi di tiga bidang strategis agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian dan membuat kemajuan yang signifikan. Area tersebut meliputi digitalisasi, akses kredit dan kolaborasi dengan perusahaan besar di dalam dan di luar Indonesia.

“Pandemi telah mempercepat digitalisasi di Indonesia. Namun, kecepatan digitalisasi di kalangan UMKM masih lambat. Berdasarkan data UOB, hanya sekitar 15 persen UMKM di Tanah Air yang telah mendigitalkan usahanya karena keterbatasan sumber daya dan kurangnya literasi digital atau kepercayaan digital. Dari sisi akses kredit, persentase kredit UMKM terhadap produk domestik bruto masih stagnan di kisaran 6,5 persen sejak satu dekade lalu. Selain itu, ekspor UMKM juga masih kecil, hanya 15,7 persen dari total ekspor Indonesia. Melalui inovasi dan transformasi digital serta dengan fleksibilitas keuangan yang lebih besar, UMKM diharapkan dapat melebarkan sayapnya ke kancah internasional dan membantu meningkatkan net ekspor Indonesia serta menarik lebih banyak investor asing dari waktu ke waktu,” kata Tanuwidjaja.

Hendra Gunawan, Presiden Direktur UOB Indonesia, mengatakan, “Dengan adanya reformasi struktural besar-besaran, kami yakin Indonesia berada di posisi yang tepat untuk memaksimalkan potensinya dan untuk menarik lebih banyak investasi domestik dan asing.

“Di UOB Indonesia, kami hadir untuk mendukung nasabah kami di Indonesia serta mereka yang ingin berekspansi ke Indonesia dan di seluruh wilayah dengan memanfaatkan kekuatan jaringan luas Grup UOB. Dengan demikian, kami akan membantu berkontribusi pada pertumbuhan yang berkelanjutan di Indonesia dan di kawasan ini,” ujarnya.(zav)



Terimakasih sudah membaca artikel Reformasi Struktural Adalah Kunci Percepatan Pemulihan Ekonomi

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

BACA JUGA :  8 Panduan Investasi Untuk Pemula Untuk Mencapai Profit Maksimal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *