Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Kementan Resmikan Lumbung Pangan Masyarakat di Karawang

by -0 views
47322 kementan - SatuPos.com



47322 kementan - SatuPos.com

SatuPos.com – Kementerian Pertanian (Kementan) meresmikan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Selasa (14/9/2021). Peresmian dilakukan oleh Pj Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy. Ia didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Andriko Noto Susanto dan Pj Kepala Dinas Pangan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Suwandi.

Dalam sambutannya, Sarwo Edhy mengatakan, keberadaan LPM sangat penting dalam memenuhi suplai pangan dan memberikan kemudahan akses pangan bagi masyarakat.

“Saya berpesan agar LPM ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, guna meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Sarwo Edhy.

Untuk itu, kata Sarwo Edhy, agar sarana dan prasarana lumbung pangan binaan BKP melalui DAK Fisik 2021 terpelihara dengan baik, sehingga dapat terus dikembangkan menjadi unit-unit usaha yang lebih maju, sehingga mensejahterakan masyarakat. petani terus meningkat.

Baca juga:
Alat dan Mesin Pertanian Dinilai Efektif Meningkatkan Produktivitas

“Dulu petani menjual dalam bentuk gabah, sekarang harus menjual dalam bentuk beras, sehingga ada nilai tambah dan keuntungan petani,” kata Sarwo Edhy.

Sementara itu, Pj Kepala Dinas Pangan Karawang, Suwandi, menyampaikan terima kasih atas perhatian BKP Kementerian Pertanian.

“Bantuan ini sangat penting bagi petani di sini, karena mereka bisa mengolah gabah menjadi beras, sehingga nantinya yang dijual bukan lagi berupa gabah, melainkan beras. Hal ini tentunya akan memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi petani,” kata Suwandi.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Sekarwangi, Sapei, mengakui bantuan lumbung padi dari BKP Kementerian Pertanian menambah motivasi untuk meningkatkan usaha.

“Biasanya kami masih menjual gabah. Nanti yang kami jual berupa beras. Dan kami juga berusaha memasarkannya ke Bandung dan Jakarta,” kata Sapei bersemangat.

BACA JUGA :  Kemenkop dorong petani di Cianjur gabung koperasi

Baca juga:
Didukung KUR, Sektor Pertanian di Kalbar semakin besar

Loading...

Pada kesempatan terpisah, Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh saat bertemu dengan Pj Kepala BKP, berkomitmen penuh membantu peningkatan kapasitas dan hilirisasi produk LPM melalui penguatan permodalan kelompok, penataran menjadi BUMD dan fasilitasi pasar. mengakses.

Pembangunan LPM merupakan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Pasal 33 ayat 1 menyatakan bahwa masyarakat mempunyai hak dan kesempatan yang seluas-luasnya dalam upaya mewujudkan cadangan pangan masyarakat dan ayat 2 pemerintah dan pemerintah daerah memfasilitasi pengembangan cadangan pangan masyarakat sesuai dengan kearifan lokal.

Salah satu indikator ketahanan pangan adalah ketersediaan cadangan pangan yang cukup setiap saat. Oleh karena itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menetapkan penguatan cadangan pangan dan sistem logistik pangan sebagai salah satu cara untuk menjadi strategi ketahanan pangan di masa pandemi.

Sesuai dengan Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 pasal 23 bahwa untuk mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan, pemerintah menetapkan kebijakan Cadangan Pangan Nasional. Cadangan Pangan Nasional terdiri dari Cadangan Pangan Pemerintah, Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota dan Desa) dan Cadangan Pangan Masyarakat.

Kegiatan memperkuat cadangan pangan masyarakat yang bertahan dan mengakar di masyarakat melalui kegiatan Lumbung Pangan Masyarakat.

Dalam hal ini BKP Kementerian Pertanian telah melakukan Penguatan Lumbung Pangan Masyarakat untuk memperkuat cadangan pangan masyarakat dan sebagai antisipasi terhadap kerawanan pangan akibat gangguan produksi, bencana alam dan non alam serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejak 2009 hingga 2021, telah dibangun 4.373 LPM melalui DAK Fisik Pertanian yang tersebar di 426 kabupaten/kota di 33 provinsi. Pembangunan lumbung tersebut disertai dengan fasilitas penunjang berupa lantai jemur, rumah RMU dan RMU.

BACA JUGA :  Saham China dibuka lebih tinggi, memperpanjang kenaikan setelah liburan

Pada tahun 2021, pembangunan LPM dan sarana penunjang melalui DAK Fisik Penugasan Bidang Pertanian dialokasikan sebanyak 380 unit LPM di wilayah sentra produksi beras dan rawan rawan pangan yang tersebar di 178 kabupaten di 27 provinsi.

“Nah, melalui upaya LPM ini diharapkan ketahanan pangan masyarakat dan nasional semakin kuat,” pungkas Sarwo Edhy.





Terimakasih sudah membaca artikel Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Kementan Resmikan Lumbung Pangan Masyarakat di Karawang

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *