Marshanda peringatkan bahaya kesehatan mental “diagnosis sendiri”

by -1 views
WhatsApp Image 2021 10 10 at 4.11.03 PM.v1 - SatuPos.com



WhatsApp Image 2021 10 10 at 4.11.03 PM.v1 - SatuPos.com

Jakarta (Satupos) – Aktris Marshanda mengingatkan bahayanya mendiagnosis diri sendiri, diagnosis diri, pada kesehatan mental.

Ini hampir seperti tren, baca saja ciri-cirinya di Google lalu bilang ‘wow ini aku banget nih dia mengumumkan ke teman-temannya kalau dia bipolar,” kata Marshanda dalam sesi live chat di Instagram “Self Awareness for Better Mental Health” dari Ms Learning & Grow, Sabtu (9/10).

Marshanda mengingatkan agar hal ini tidak dilakukan karena dapat memperburuk kondisi kesehatan mental seseorang.

Diagnosis diri Itu tidak bisa dilakukan, itu harus dilakukan oleh seorang profesional,” katanya.

Baca juga: Penyebab Reinfeksi COVID-19 dan Dukungan Marshanda untuk Nia Ramadhani

Sebelumnya, psikolog dari Universitas Indonesia Kasandra A. Putranto mengatakan mendiagnosis sendiri penyakit atau gangguan tertentu, seperti depresi, berbahaya karena menyebabkan kekhawatiran yang tidak perlu dan jika kecemasan memburuk dapat berkembang menjadi gangguan kecemasan.

Selain itu, mendiagnosis diri sendiri juga bisa membuat seseorang tidak bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.

Faktanya, masalah lain yang bisa lebih serius tidak terdiagnosis karena terlalu fokus pada penyakit atau gangguan yang belum tentu diderita.

Dalam diskusi dengan psikolog Caca Tengker, Marshanda mengatakan dirinya didiagnosa mengidap bipolar sejak berusia sekitar 15 tahun.

Loading...

Sebelum berusia 15 tahun, Marshanda mengaku hidupnya baik-baik saja. “Saya mulai pemodelan, syuting iklan dan peragaan busana di usia lima tahun, kemudian di usia 11 saya syuting ‘Bidadari’, saya anak yang sangat bahagia, saya mencintai kehidupan, saya sangat suka syuting, cinta sekolah,” katanya.

“Suatu hari pada usia 15, saya didiagnosis dengan penyakit kejiwaan dari seorang psikiater. Apa? Selama ini aku melakukan di sekolah saat syuting, aku senang, lalu aku sakit jiwa? Itu mengejutkan,” kata Marshanda, yang menyangkal kondisinya hingga empat tahun setelah didiagnosis.

BACA JUGA :  "CODA" menyisipkan subtitle di film, terobosan untuk penonton tunarungu

Hingga akhirnya berusia 17 tahun, Marshanda akhirnya memutuskan untuk mencari bantuan dari para profesional untuk mengatasi masalah kesehatan mentalnya.

“Setiap rencana yang Tuhan berikan kepadaku, Dia memiliki rencana yang hebat, Dia menanam tantangan tetapi pada waktu bersamaan berikan keberanian untuk membagikan, sekarang saya melihat banyak percakapan untuk berbicara kesehatan mental karena setiap orang pasti ada tekanan, ada rasa sakit tapi yang terpenting,” kata Marshanda.

Baca juga: Pentingnya Menghargai Proses Dalam Perkembangan Jiwa dan Tubuh

Baca juga: Hari Kesehatan Jiwa adalah momentum untuk meningkatkan akses kesehatan mental

Baca juga: Kesehatan mental bukan lagi hal yang tabu di media sosial

Wartawan: Ida Nurcahyani
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Marshanda peringatkan bahaya kesehatan mental “diagnosis sendiri”

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *