Pengamat mengapresiasi sineas yang produktif meski di tengah pandemi

by -0 views
WhatsApp Image 2021 09 07 at 19.55.59 - SatuPos.com



WhatsApp Image 2021 09 07 at 19.55.59 - SatuPos.com

Saya sangat senang. Saya pribadi angkat topi untuk Anggy Umbara

Jakarta (Satupos) – Pengamat film Yan Widjaya mengapresiasi sejumlah sineas yang tetap produktif di tengah pandemi, meski secara umum produksi film Indonesia menurun sejak merebaknya virus COVID-19 di Indonesia.

Salah satu sineas paling produktif di masa pandemi, menurut Yan, adalah sutradara Anggy Umbara yang telah membuat setidaknya 10 film dan serial selama periode 2020 hingga sekarang.

“Saya sangat takjub. Kalau satu film dikerjakan selama tiga bulan, bayangkan dia bahkan tidak membutuhkan waktu dua tahun untuk membuat sepuluh judul termasuk seri yang sejumlah jilid,” kata Yan Widjaya dalam webinar yang merupakan rangkaian Festival Film Jurnalis Indonesia (FFWI) 2021, Selasa.

Baca juga: Reza Rahardian Senang Produksi Film Bisa Dilanjutkan

Yan Widjaya mengungkapkan selama pandemi ia telah menonton 92 film Indonesia terbaru, 30 di antaranya ditonton di bioskop dan 62 lainnya melalui layanan. di atas (OTT) seperti Netflix, Disney+ Hotstars, Klikfilm, Online Cinema, dan sebagainya.

Data Pegawai Film dan Televisi, kata Yan, menyebutkan ada 320 orang yang berprofesi sebagai sutradara di Indonesia, yang sebagian besar membuat sinetron dan film televisi (FTV). Sementara itu, Asosiasi Sutradara Klub Sutradara Film Indonesia kini memiliki 52 sutradara.

Berdasarkan pengamatannya, Yan Widjaya mengatakan, sebelum pandemi, ada 50 sutradara yang aktif membuat setidaknya satu film dalam setahun.

Baca juga: Seperti Apa Produksi dan Promosi Film di Era New Normal?

“Terjadi penurunan drastis selama pandemi, hanya 30 nama yang aktif dan lima nama yang dihitung terlalu produktif, “dia berkata.

Loading...

Di Satupos lima nama yang tetap produktif membuat film di masa pandemi, menurut Yan, selain Anggy adalah Hadrah Daeng Ratu dengan tiga judul film dan satu judul film. seri.

Kemudian ada Andibachtiar Yusuf dan Fajar Nugros yang masing-masing membuat empat film, dan Fajar Bustomi dengan tujuh film.

BACA JUGA :  "Kabayan Milenial Bersinar" bercerita tentang perjuangan di tengah pandemi

Sedangkan Anggy Umbara menjadi yang paling produktif karena telah menggarap sepuluh judul diantaranya trilogi “I Will Survive”, “Sabar, Ini Cobaan”, “Till Death Do Us Part”, “Devil on Top”, “The Balada Pasangan Kekasih Gila”, “Sang Pemerhati”, “Cinta Fitri The Series”, dan “Tersanjung The Series”.

“Saya salut sekali. Saya pribadi angkat topi untuk Anggy Umbara,” pungkas Yan Widjaya.

Baca juga: Akatara 2021 Jadi Wadah Para sineas dan investor untuk mengembangkan industri perfilman

Baca juga: Sineas Indonesia Didorong Kemendikbud untuk Produksi Film Anak

Reporter: Suci Nurhaliza
Redaktur : Suryanto
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Pengamat mengapresiasi sineas yang produktif meski di tengah pandemi

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *