Bahaya Makan Junk Food – El Samara Coworking Space Solo

by -3 views
Junk food - SatuPos.com


Makanan cepat saji atau makanan cepat saji biasanya diidentikkan dengan makanan cepat saji atau “junk food”, tetapi keduanya sangat berbeda. sampah dalam bahasa Inggris artinya sesuatu yang berhubungan dengan sampah. Dalam konteks ini berarti makanan yang tidak memiliki nilai gizi dan tidak sehat. Biasanya makanan cepat saji Ini juga mengandung berbagai aditif makanan seperti pemanis, rasa, dan pengawet. Dengan berbagai kandungan yang tidak sehat, akan ada beberapa bahaya jika Anda terlalu banyak mengonsumsi junk food.

Bahaya Terlalu Banyak Makan Junk Food

Makanan cepat saji yang mengandung lemak dan garam tinggi, misalnya hamburger, pizza, ayam goreng, kentang goreng yang disajikan tanpa buah dan sayuran. Padahal makanan ini sudah sangat familiar di kalangan masyarakat. Dikutip dari Informasi Kesehatan untuk Australia Barat, isi makanan cepat saji dalam tubuh Australia sebesar: 35 persen asupan energi harian orang dewasa (kilojoule) dan 41 persen asupan energi harian anak-anak (kilojoule). Makan terlalu sering sampahd dapat menyebabkan peningkatan risiko obesitas dan penyakit kronis. Berikut bahaya yang diakibatkan oleh makan berlebihan: makanan cepat saji.

Pencernaan Pencernaan

Makanan cepat saji menyebabkan masalah pencernaan seperti: penyakit refluks gastroesofagus (GERD) lalu sindrom iritasi usus (IBS). Makanan cepat saji Ini juga menyebabkan masalah pencernaan lainnya, seperti sembelit dan kembung. Hal ini karena makanan cepat saji mengandung sodium yang memungkinkan terjadinya penumpukan retensi air di perut, sehingga membuat kita merasa kembung.

Berat Badan

Jurnal Kedokteran Pencegahan dan Kebersihan merupakan studi kasus yang menunjukkan hubungan antara konsumsi fast food dengan risiko obesitas pada sekelompok mahasiswa. Selama penelitian, 67,4% wanita dan 80,7% pria mengonsumsi satu jenis makanan cepat saji, termasuk: sandwich, pizza dan ayam goreng. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi obesitas berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) dan rasio pinggang-pinggul (WHR) masing-masing adalah 21,3% dan 33,2%.

Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Makanan makanan cepat saji Ini memiliki kandungan lemak jahat yang tinggi. Hal ini dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh meningkat. Menurut sebuah studi American Heart Association, lemak jenuh dan kolesterol meningkatkan kadar kolesterol, yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kelebihan natrium yang ditemukan di sebagian besar makanan olahan dapat meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan peluang Anda terkena penyakit jantung.

Loading...

Memicu Depresi

Makan makanan cepat saji dapat mengubah aktivitas kimia otak, menyebabkan gejala penarikan yang melibatkan ketidakmampuan untuk mengatasi stres. Kondisi ini membuat seseorang depresi. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang makan makanan cepat saji dan makanan olahan lebih berisiko mengalami depresi. Depresi tidak hanya berdampak negatif pada kondisi psikologis seseorang, tetapi juga dapat merusak otak penderitanya.

Diabetes

Karbohidrat olahan, atau gula tambahan dalam makanan cepat saji menyebabkan lonjakan yang menurunkan kadar gula darah. Hal ini menyebabkan resistensi insulin dan hiperglikemia, sehingga gula tidak disimpan dan tetap berada dalam aliran darah. Seiring waktu, penyakit ini dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2, suatu kondisi yang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya. Dengan kadar insulin yang lebih tinggi, otak berhenti merespons hormon ini dan menjadi resisten terhadapnya. Hal ini dapat membatasi kemampuan manusia untuk berpikir, mengingat atau membuat ingatan, sehingga meningkatkan risiko demensia.

Meskipun makanan cepat saji dapat berbahaya bagi kesehatan, tetapi sangat populer di kalangan masyarakat karena murah, mudah diperoleh dan rasanya enak. Belum lagi ada banyak kemudahan dalam berbelanja seperti drive-tru dan jasa pengiriman. Namun, cobalah untuk mengurangi konsumsi secara perlahan makanan cepat saji dan kombinasikan dengan makanan sehat. Misalnya sayuran, buah-buahan, makanan tinggi serat, lemak sehat, dan protein.



Terimakasih sudah membaca artikel Bahaya Makan Junk Food – El Samara Coworking Space Solo

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

BACA JUGA :  Rekomendasi Kuliner Pedas Yogyakarta: Geprek Bu Rahmah yang Luar Biasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *