Bullying terhadap karyawan KPI disebut hanya lelucon, ini berbeda dengan lelucon dan bullying menurut para ahli

by -0 views
60703 ilustrasi bullying - SatuPos.com



60703 ilustrasi bullying - SatuPos.com

SatuPos.com – Dugaan pelaku bullying dan pelecehan seksual terhadap pegawai Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI berinisial RD dan EO membantah tudingan tersebut dan mengira mereka hanya mengolok-olok korban MS.

Melalui kuasa hukumnya, Tegar Putuhena, RD dan EO mengaku bercanda karena MS selalu mengenakan pakaian yang rapi saat bekerja.

Kemudian dari pernyataan tersebut muncul pertanyaan, apa perbedaan Satupos guyonan dan bullying? Seringkali karena dianggap lucu, dan membuat banyak orang tertawa, apakah itu bisa dianggap lelucon?

Psikiater, dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ, tertarik membedah pernyataan para terduga pelaku RD dan EO, karena banyak orang yang tidak bisa membedakan lelucon dengan perilaku bullying.

Baca juga:
Beredar isu ingin menuntut korban pelecehan, ini reaksi KPI

“Tapi ini menarik, karena banyak pelaku bullying yang menganggap apa yang mereka lakukan hanyalah lelucon,” kata dr. Jiemi melalui Instagram Story-nya, dikutip SatuPos.com, Selasa (7/9/2021).

Dr Jiemi kemudian membuat pertanyaan singkat yang menanyakan pendapat netizen, yaitu perbedaan Satupos bullying dan lelucon.

Loading...

Alhasil, tak sedikit netizen yang menyebut lelucon yang menyinggung orang yang menjadi bahan lelucon itu masuk kategori bullying. Sang dokter pun sedikit setuju dengan pendapat netizen tersebut.

“Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan bertanya kepada orang yang bercanda. Apakah dia merasa sakit hati atau tidak? Hati-hati, jangan sampai kita tersinggung,” kata dr. Jimmy.

Lebih lanjut, dokter yang berpraktik di Siloam Hospital Bogor ini meminta masyarakat untuk mewaspadai, jika objek yang dijadikan lelucon cenderung tidak berubah, kemungkinan besar itu adalah perilaku bullying.

Baca juga:
Enggan Minta Maaf, MS Dalih Memilih Menyeret Terduga Pelaku Pelecehan di KPI ke Hukum

BACA JUGA :  Rosé BLACKPINK Menampilkan Dua Penampilan Yang Sangat Berbeda Di Met Gala, Dan Membunuh Keduanya : Berita K-Pop

“Kalau bercanda, boleh juga bergantian, bercanda satu sama lain. Tapi kalau objeknya cuma bercanda, dan giliran diolok-olok, ya bukan main-main saja,” kata dr. Jimmy.





Terimakasih sudah membaca artikel Bullying terhadap karyawan KPI disebut hanya lelucon, ini berbeda dengan lelucon dan bullying menurut para ahli

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *