Kemenkes awasi perbekalan kesehatan rumah tangga selama PTM

by -4 views
WhatsApp Image 2021 10 13 at 14.06.31 - SatuPos.com



WhatsApp Image 2021 10 13 at 14.06.31 - SatuPos.com

Jakarta (Satupos) – Kementerian Kesehatan terus memantau Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) di sekolah selama pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas agar sekolah dapat menjadi tempat belajar yang aman dan terhindar dari potensi penyebaran penyakit.

“Untuk menjamin keamanan, mutu, dan manfaat alat kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang beredar di sekolah selama PTM terbatas, Kementerian Kesehatan RI terus melakukan pengawasan ketat, pra dan pasca peredaran,” kata Pj Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan, drg. Arianti Anaya, MKM, dalam webinar Indonesia Hygiene Forum (IHF), Rabu.

Dikatakannya, kerjasama sinergis Satupos pemerintah, industri, distributor, penyedia layanan kesehatan dan masyarakat harus dilakukan untuk melakukan pengawasan, pembinaan, dan pengendalian agar seluruh sekolah dapat menjadi tempat belajar yang aman, nyaman dan terlindungi.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Dua Strategi Pengendalian COVID-19 untuk PTM

Baca juga: Pemerintah Dorong Perguruan Tinggi di PPKM Level 1-3 PTM Terbatas

Arianti mengingatkan masyarakat bahwa proses pemberian vaksinasi COVID-19 yang berkelanjutan harus diikuti dengan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat serta selalu menerapkan protokol kesehatan. “Jadi, protokol kesehatan itu tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ujarnya.

PTM Terbatas merupakan perwujudan dari kenormalan baru dan membutuhkan pendekatan “seluruh masyarakat” untuk menjawab tantangan tersebut.

Chief of Water, Sanitation and Hygiene (WASH) Unicef ​​Indonesia Kannan Nadar mengatakan, banyak dampak negatif bagi anak-anak dari penutupan sekolah yang berkepanjangan dan akibatnya semakin parah, terutama bagi anak-anak yang paling rentan yaitu di pedesaan, terpencil. daerah. , dan mereka yang cacat.

“Kondisi tersebut Satupos lain meningkatnya angka putus sekolah, menurunnya prestasi belajar anak dengan jumlah siswa yang banyak diperkirakan akan mengalami gangguan belajar, dan dampak terhadap kesejahteraan psikososial dan kesehatan mental mereka akibat isolasi sosial yang berkepanjangan – ditambah dengan ketidakpastian ekonomi,” ujarnya. dikatakan. Kannan.

BACA JUGA :  Dokter ingatkan pentingnya skrining dan deteksi dini kanker payudara
Loading...

Di masa PTM yang terbatas ini, ketersediaan fasilitas air bersih, sanitasi dan higiene (WASH) sangat penting untuk kelancaran sekolah. Cuci tangan pakai sabun perlu diprioritaskan di semua sekolah, permukaan yang bersentuhan harus rutin didesinfeksi, dan dana Bantuan Operasional Sekolah perlu digunakan secara kreatif untuk meningkatkan akses WASH dengan tetap menjaga fasilitas yang ada.

Head of SEAA R&D Skin Cleansing Unilever Indonesia, Esperansa Hidayat selaku perwakilan dari industri menyatakan bahwa pihaknya selalu berkomitmen untuk turut ambil bagian dalam membantu Indonesia menghadapi pandemi melalui berbagai jenis dukungan.

“Kami terus berupaya memberikan inovasi yang baik dan bertanggung jawab. Upaya ini diawali dengan pengujian konsep kepada masyarakat untuk melihat apakah produk tersebut dapat diterima dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Setelah itu, kami memilih bahan baku yang memenuhi standar dan peraturan nasional dan internasional. Tahap selanjutnya adalah pengembangan klaim untuk menginformasikan khasiat produk – didukung oleh hasil uji laboratorium yang terakreditasi, dan mengacu pada aturan dan norma yang berlaku.”

#ingatpesanibu
# sudahdivaksintetap3m
#vaksinmelindungikitasemua

Baca juga: Tidak boleh ada diskriminasi bagi siswa yang belajar dari rumah selama PTM

Baca juga: Peran orang tua dalam mendukung kelancaran PTM

Baca juga: Penanganan Pandemi Covid-19 di Jakarta Berdasarkan Temuan Ilmiah

Reporter: Nanien Yuniar
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Kemenkes awasi perbekalan kesehatan rumah tangga selama PTM

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *