Manfaat kulit kentang, menyembuhkan luka hingga mencegah anemia

by -0 views
Screenshot 2021 09 20 10 47 12 - SatuPos.com



Screenshot 2021 09 20 10 47 12 - SatuPos.com

Jakarta (Satupos) – Kentang merupakan sayuran atau umbi-umbian yang diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dari ujung rambut hingga ujung kaki, namun banyak orang yang tidak menyadari bahwa kulitnya juga memiliki berbagai khasiat.

Kentang sendiri terdiri dari protein, serat, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, seng, tembaga, mangan, selenium, vitamin C dan B, serta folat.

Namun, para ahli mengatakan untuk tidak memakan kulit kentang yang terlihat hijau. Hal ini karena kentang merupakan umbi-umbian yang tumbuh di bawah tanah.

Ketika terkena cahaya atau dingin lebih lama, mereka mulai menghasilkan klorofil sebagai proses alami. Ini mengarah pada pembentukan solanin alkaloid yang memberi kentang rasa pahit dan ketika dikonsumsi dalam jumlah yang lebih besar, dapat menjadi racun dan dapat menyebabkan banyak masalah pencernaan.

Kentang juga mengandung solanin dalam jumlah besar yang tidak dapat dihancurkan dengan cara direbus tetapi dapat dihilangkan dengan cara digoreng.

Berikut ini beberapa manfaat kulit kentang untuk kesehatan dilansir Boldsky, Senin.

Baik untuk kesehatan jantung

Menurut sebuah penelitian, kulit kentang memiliki aktivitas penangkal radikal atau antioksidan yang kuat karena adanya dua senyawa fenolik yang dominan, asam klorogenat dan asam galat.

Senyawa ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung yang baik dengan mengurangi kerusakan akibat radikal bebas pada jantung. Kulit kentang juga mengandung sejumlah besar potasium, yang merupakan elemen yang baik dalam mengatur tekanan darah dalam tubuh.

Baca juga: Resep Membuat Kentang Tumbuk Sebagus Restoran

Baca juga: Mengungkap Rahasia Ayam, Burger hingga McD Fries

Memiliki sifat antibakteri dan antijamur

Kulit kentang memiliki senyawa antimikroba yang kuat terhadap berbagai infeksi bakteri dan jamur. Hal ini disebabkan adanya senyawa organik terpene dan flavonoid di dalam kulit.

Setelah dikonsumsi, dapat membantu mencegah infeksi dan menjaga kesehatan seseorang. Selain itu, sifat bakteriostatik kulit kentang dianggap aman untuk digunakan dalam industri pengolahan makanan karena secara alami membantu melindungi dari patogen bawaan makanan dan membantu pengawetan makanan.

BACA JUGA :  Pentingnya tubuh yang sehat untuk jiwa yang sehat

Membantu menyembuhkan luka

Studi mengatakan bahwa kulit kentang bertindak sebagai penyembuh luka alami dan dapat membantu menyembuhkan luka dan mencegah pertumbuhan bakteri yang berlebihan di area kulit yang terkena.

Ia memiliki kemampuan untuk menginduksi penyembuhan kulit dengan mendorong pertumbuhan sel dan memberikan kekuatan tarik pada kulit yang terluka. Kulit kentang mudah didapat, tidak terlalu menyakitkan saat diaplikasikan dan lebih baik daripada kain kasa.

Memiliki sifat antivirus

Kulit kentang tidak hanya memiliki sifat antibakteri dan antijamur, tetapi juga sifat antivirus terhadap virus enterik, virus manusia yang terutama ditularkan melalui rute fekal-oral, muntah, kontak langsung orang ke orang atau melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi.

Asam klorogenat dan caffeic dalam kulitnya adalah senyawa fenolik utama yang bertanggung jawab atas aktivitas antivirusnya.

Mencegah anemia

Loading...

Menurut sebuah penelitian, kentang panggang (1,08 mg) dan kentang microwave (1,24 mg) dengan kulitnya memberikan jumlah zat besi maksimum untuk tubuh.

Penelitian lain menyebutkan bahwa kulit kentang mengandung 55 persen zat besi dari total kandungan zat besi umbi-umbian. Seperti kita ketahui bahwa zat besi merupakan komponen penting dalam menjaga produksi dan suplai sel darah merah dalam tubuh, konsumsi kulit kentang dapat membantu mencegah atau mengurangi risiko penyakit terkait seperti anemia.

Membantu menurunkan berat badan

Kulit kentang merupakan makanan pokok yang rendah lemak, tinggi energi dan dikemas dengan banyak nutrisi seperti vitamin B, vitamin C, kalium dan serat makanan. Makan kulit kentang membantu Anda tetap berenergi dan kenyang lebih lama, dan juga menjaga kalori tetap terkendali

Memiliki antosianin

Antosianin adalah flavonoid yang memberi warna alami pada buah dan sayuran. Umbi-umbian seperti kentang, terutama merah, kuning dan ungu memiliki banyak flavonoid penting yang dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan.

Kulit kentang mengandung lebih banyak antosianin daripada dagingnya, dan dari mencegah penyakit radang hingga penyakit kronis, mereka memainkan berbagai peran dalam tubuh orang-orang dari semua kelompok umur.

BACA JUGA :  Kenali gejala stroke yang bisa terjadi secara tiba-tiba

Membantu menurunkan kadar glukosa

Sebuah penelitian berbicara tentang efek anti-diabetes dan antihiperglikemik dari kulit kentang. Dikatakan bahwa serat makanan dan polifenol dalam bubuk kulit kentang dapat membantu mengurangi kadar glukosa ketika ditambahkan ke dalam makanan selama empat minggu.

Selain itu, kulit kentang juga membantu mengurangi kerusakan hati dan ginjal akibat radikal bebas serta meningkatkan fungsinya pada penderita diabetes. Kulit kentang juga membantu mencegah kerusakan saraf mata akibat glukosa yang tinggi.

Memiliki sifat kemopreventif atau melawan kanker

Kentang secara alami mengandung glikoalkaloid untuk melindungi diri dari serangga dan herbivora. Saat terkena cahaya, konsentrasi bahan kimia tersebut meningkat dan bisa berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Namun, dalam jumlah kecil, dapat memberikan banyak manfaat positif. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa glikoalkaloid murni yang diisolasi memiliki sifat antikarsinogenik yang dapat membantu mencegah berbagai jenis kanker seperti kanker serviks, hati, lambung dan limfoma.

Membantu dalam pengelolaan necrotising fasciitis

Necrotising fasciitis (NF) adalah bentuk kondisi kulit yang langka, fatal, dan agresif. Seperti disebutkan di atas, kulit kentang bekerja sangat baik untuk kulit yang terluka, tetapi juga bisa efektif untuk banyak luka kulit kronis yang menyebar cepat dan polimikroba seperti NF.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ketika diterapkan pada luka berbasis nekrosis, kulit kentang dapat membantu mengobatinya dengan berbagai modalitas, terutama karena kandungan glikoalkaloid dalam kentang seperti alpha chaconine dan alpha solanine yang bertindak sebagai senyawa beracun bagi mikroorganisme.

Baca juga: Duke Dolken suka ngemil di Satupos pertemuan virtual

Baca juga: Lima Hal untuk Membuat Salad Kentang Rasanya Sempurna

Baca juga: Hindari Makanan Ini Setelah Jam Empat Sore

Oleh Maria Cicilia
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Manfaat kulit kentang, menyembuhkan luka hingga mencegah anemia

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *