Tak Ingin Dikarantina, Pria Italia Kabur dari Kamar Hotel di Hong Kong!

by -0 views
26358 ilustrasi covid 19 di hong kong - SatuPos.com


SatuPos.com – Insiden turis yang tidak mau dikarantina kembali terjadi. Di Hong Kong, seorang pria Italia dicari oleh polisi karena melarikan diri dari hotel karantina.

Hong Kong mewajibkan semua warga negara asing untuk melakukan karantina di hotel yang disediakan pemerintah.

Menurut peraturan pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR), pria itu seharusnya mengasingkan diri di pusat karantina Penny Bay.

Tak disangka, petugas hotel tidak menemukan warga negara Italia tersebut saat hendak dijemput dari Hotel Ramada di kawasan Tsim Sha Tusi menuju pusat karantina dengan mobil bantuan khusus, seperti dilansir OneTubeDaily.

Baca juga:
Kabar Baik, Inggris Siap Hapus Indonesia dari Daftar Merah Perjalanan

Ilustrasi karantina. [Shutterstock]
Ilustrasi karantina. [Shutterstock]

Hingga saat ini, polisi Hong Kong masih memburu orang tersebut, lapor situs berita China, Minggu.

Pria itu baru tiba di Hong Kong beberapa hari dan diharuskan menjalani karantina sesuai protokol kesehatan anti-COVID-19.

Loading...

Pejabat HKSAR menekankan bahwa siapa pun yang melanggar aturan karantina dan meninggalkan lokasi karantina tanpa izin akan dikenakan sanksi pidana.

Siapa pun yang melanggar akan didenda sekitar 25.000 yuan (Rp55,3 juta) dan dipenjara selama enam bulan.

Sebulan lalu, HKSAR telah menetapkan beberapa hotel dan fasilitas lainnya sebagai tempat karantina bagi warga negara asing yang baru tiba, termasuk pekerja migran dari Indonesia.

Baca juga:
Kabur saat karantina Covid-19, bule Italia diburu polisi

Pembelian tiket pesawat ke Hong Kong sudah termasuk biaya karantina 14 hari, termasuk biaya makan dan tes PCR. [ANTARA]





Terimakasih sudah membaca artikel Tak Ingin Dikarantina, Pria Italia Kabur dari Kamar Hotel di Hong Kong!

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

BACA JUGA :  Tren rambut 2022 diprediksi masih beradaptasi dengan situasi COVID-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *