Membayar tol tanpa kontak meminimalkan kemacetan dan emisi gas buang

by -0 views
Pemberlakukan Transaksi Non Tunai Jalan Tol 130917 SP - SatuPos.com



Pemberlakukan Transaksi Non Tunai Jalan Tol 130917 SP - SatuPos.com

Jakarta (Satupos) – Badan Pengatur Jalan Tol (BTJT) menilai Aliran Bebas Multi Jalur (MLFF) atau pembayaran tol nirsentuh yang akan mulai aktif tahun depan dapat meminimalisir kemacetan di gerbang tol, sehingga memberikan manfaat dalam mengurangi emisi gas buang kendaraan saat mengantri.

“MLFF ini memiliki banyak manfaat, Satupos lain menghilangkan kemacetan di gerbang tol karena tidak adanya antrian kendaraan saat melakukan transaksi pembayaran, mengurangi polusi dan emisi karbon, mendukung digitalisasi pembayaran dengan membuka semua opsi pembayaran yang dapat dipantau secara online,” ujarnya. waktu sebenarnya,“kata Kepala BPJT, Prof Dr Danang Parikesit dalam keterangan resminya, Kamis.

Selain itu, MLFF juga diyakini mampu memberikan efisiensi biaya operasional tol dengan jaminan penerimaan 100 persen dari pendapatan tol. Sistem ini juga dapat menghemat 30 detik hingga 5 menit yang biasa digunakan untuk transaksi di gerbang tol dan mengurangi emisi hingga 35 persen.

Dalam pelaksanaannya, BPJT bekerjasama dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) menyediakan aplikasi MLFF berbasis Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) bagi pengendara terkait pelaksanaan transaksi tol contactless cashless.

Project Manager Supply Chain and Business Relations, PT RITS, Emil Iskandar mengatakan, proses transaksi dilakukan melalui aplikasi khusus. Dengan memanfaatkan konektivitas smartphone dan satelit, nantinya jeruji dan gerbang tol tidak lagi dibutuhkan.

Pengguna akan bebas (masuk dan keluar jalan tol) tanpa hambatan dan tarif tol akan dipotong secara otomatis dari saldo pengguna melalui aplikasi yang berfungsi sebagai Electronic On Board Unit (OBU) atau e-OBU saat melewati sensor pada akses tol. ,” kata Emil. Alexander.

Ia juga mengatakan, pihaknya telah merancang koordinat tol, ketika pengguna lewat akan ada pencocokan peta (mendeteksi pengguna tol). Mereka juga akan tetap fokus pada kontrak yang sudah diterima, yakni pemenuhan KPI (Key Performance Indicator) dan kepuasan pengguna jalan tol nantinya.

BACA JUGA :  Jungkook BTS Menyalurkan Spiderman Batinnya Dan Memiliki Pengetahuan Untuk Mendukungnya : Berita K-Pop

Pada kesempatan yang sama, Resdiansyah, Ph.D dari ITS (Intelligent Transport System) Indonesia mengatakan, aplikasi seperti ini sudah banyak dilakukan di luar negeri. Jadi, Indonesia tidak perlu takut untuk menerapkan kemajuan teknologi tersebut.

Namun, juga akan ada kendala. Salah satu kendala yang dapat diantisipasi adalah kemungkinan terjadinya pelanggaran sistem yang bisa lebih tinggi di Indonesia.

“Salah satu solusi yang kami usulkan misalnya mendirikan Posko yang juga diawasi oleh operator, sehingga bisa saling cross-check terkait jumlah pengguna jalan tol dan transaksi yang terjadi,” kata Resdiansyah, Ph.D

Hadir sebagai perwakilan konsumen Indonesia, Sudaryatmo dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), menjelaskan keluhan terhadap pelayanan jalan tol sangat kecil, biasanya yang masuk karena tingkat dampaknya sangat besar.

Loading...

“Banyak konsumen yang berharap dengan menggunakan jalan tol akan mendapatkan rasa keadilan, keamanan, kenyamanan, biaya operasional (perjalanan) yang lebih rendah dan biaya operasional yang lebih rendah. YLKI berharap ke depan, pengguna jalan tol dapat menikmati pelayanan tol sesuai dengan ketentuan yang berlaku. kewajiban mereka membayar tol dengan sistem touchless,” jelasnya.

Terkait hal itu, mantan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (DKSP BI), Apep MK Noormansyah menyambut baik inovasi teknologi sistem pembayaran nontunai berbasis MLFF ini.

Dengan hadirnya sistem ini, masyarakat menjadi lebih mudah dan efektif dalam metode pembayaran. Misalnya, meskipun Anda tidak memiliki rekening bank, masih banyak opsi gateway pembayaran lain yang dapat Anda gunakan.

Sebagai informasi tambahan, program pembayaran tol nirsentuh ini akan mulai dilaksanakan secara bertahap pada September 2022, dan akan terpenuhi seluruhnya di seluruh Indonesia pada 2023.

Baca juga: Jasa Marga akan dukung implementasi pembayaran tol nirsentuh pada 2022

Baca juga: Pengamat: Jabodetabek bisa jadi wilayah awal penerapan jalan tol contactless

BACA JUGA :  Federal Oil menghargai kerja keras FOGM2 di Aragon

Baca juga: BPJT PUPR dan Roatex melaksanakan perjanjian kerjasama terkait MLFF Tol

Pewarta: KR-CHA
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Membayar tol tanpa kontak meminimalkan kemacetan dan emisi gas buang

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *