Masa depan e-sports versus infrastruktur pendukungnya di Indonesia

by -0 views
IMG 1230 - SatuPos.com



IMG 1230 - SatuPos.com

Jakarta (Satupos) – E-sports sebagai kompetisi game online yang kini marak dan digandrungi anak muda nampaknya telah bertransformasi dari sekadar hobi menjadi peluang bisnis yang prospektif.

Bagaimana tidak, sejumlah negara semakin berinvestasi di bisnis e-sport bahkan startup game yang tumbuh bak jamur di musim hujan berebut potensi investasi dari investor yang mulai melirik prospek cerah bisnis emas olahraga online.

Singapura salah satunya, negara singa tampaknya mulai serius menggarap peluang bisnis e-sport hingga Juli 2021, Singapura meresmikan esports experience center pertamanya yang dilengkapi dengan fasilitas live-streaming dan pro-esport kelas dunia .

Tak berhenti sampai di situ, pada akhir tahun ini, 17 Desember 2021, negara siap menyambut para atlet e-sports yang akan berlaga di Asian Gamescom edisi pertama yang merupakan ajang industri video game terbesar di Indonesia. dunia dan Global Esports Games perdana, di mana Singapura telah berpartisipasi. ditetapkan sebagai tuan rumah.

Pada Mei tahun lalu, negara tersebut juga menjadi tuan rumah Free Fire World Series yang berhasil mengumpulkan hingga 5,4 juta penonton dan mencatat rekor tertinggi untuk pertandingan esports di luar platform China, menurut Esports Charts.

Fakta ini menunjukkan bagaimana ambisi Singapura untuk dapat memanfaatkan peluang dari sektor e-sports yang diperkirakan bernilai miliaran dolar AS.

Negara ini mengandalkan investasi infrastrukturnya, statusnya sebagai pusat bisnis global, dan ekosistem game untuk menjadi tujuan utama olahraga yang berkembang pesat di Asia Tenggara.

Bahkan, dalam perkembangannya, e-sport menjadi semacam peluang bisnis yang prospektif.

Loading...

Bahkan Singapore Tourism Board telah menetapkan target bahwa infrastruktur digital dan acara kelas dunia yang akan diadakan berpotensi menjadikan Singapura sebagai lokasi yang menarik bagi industri untuk menyelenggarakan acara game dan esports.

BACA JUGA :  Epson Memperkenalkan Berbagai Solusi Pencetakan untuk Pekerjaan Hibrida

Dengan tekad yang sama, Pemerintah Singapura memberikan dukungan berupa kemudahan bagi perusahaan untuk bereksperimen dengan format konten dan model bisnis di sektor e-sports.

Baca juga: RANS dan EVOS berniat bergabung dengan IBL

Baca juga: EVOS Immortal Siap Ikuti Turnamen Free Fire Master League Season IV

Halaman berikutnya: Ekonomi baru

Oleh Hanni Sofia
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Masa depan e-sports versus infrastruktur pendukungnya di Indonesia

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *