Mengeksplorasi Fitur Aplikasi PeduliLindung – Satupos News

by -0 views
pedulilindungi - SatuPos.com



pedulilindungi - SatuPos.com

Jakarta (Satupos) – Seiring dengan penurunan kasus COVID-19 di beberapa daerah, pemerintah mulai menurunkan tingkat Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Di DKI Jakarta, misalnya, angka PPKM turun dari 4 menjadi 3. Aktivitas masyarakat di luar rumah berangsur pulih, sejumlah tempat umum diizinkan beroperasi lebih lama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penggunaan aplikasi PeduliLindung juga semakin meluas, tidak hanya untuk melihat sertifikat vaksin COVID-19, tetapi juga untuk mendukung mobilitas saat berada di luar rumah.

Aplikasi PeduliLindung yang diluncurkan tahun lalu dirancang sebagai alat untuk melacak penyebaran COVID-19. Aplikasi ini memiliki fitur untuk browsing (pelacakan), pelacakan (pelacakan) dan kurungan (pagar) jika pengguna terkonfirmasi COVID-19.

Penggunaan aplikasi ini akan semakin terasa di bulan ini karena pemerintah mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2021. Mulai 7 September, ada sejumlah kegiatan yang harus menggunakan PeduliLindung.

Beberapa fitur dalam aplikasi PeduliLindung dapat digunakan untuk menunjang aktivitas di luar rumah. Mengingat tujuan aplikasi ini untuk pelacakan kontak, pengguna harus mengaktifkan lokasi atau “GPS” selama mengakses aplikasi.

Aplikasi PeduliLindung memiliki tiga tab utama yaitu Home, Statistics dan Accounts. Tab berisi serangkaian fitur. Berikut pengalaman menggunakan fitur-fitur yang tersedia di aplikasi PeduliLindung.

Baca juga: Menperin: Industri yang Beroperasi Penuh Harus Pakai Aplikasi PeduliLindung

Baca juga: Satgas: Aplikasi PeduliLindung Efektif Memudahkan Kegiatan Masyarakat

Pindai kode QR

Sejak baru-baru ini, aplikasi telah dilengkapi dengan fitur untuk memindai kode QR atau memindai kode QR.

Fitur ini dibutuhkan saat bepergian ke tempat umum, pengguna akan diminta untuk memindai barcode yang disediakan di pintu masuk.

Untuk menggunakannya, ketuk “Pindai Kode QR” di halaman utama aplikasi Cares for Protect, lalu arahkan kamera ponsel Anda ke kode di spanduk.

Fitur QR Code Scan ini berfungsi sebagai konfirmasi masuk atau registrasi “mendaftar” ke tempat-tempat umum, seperti pusat perbelanjaan, restoran, perkantoran, tempat wisata dan angkutan umum.

Dalam pengalaman Satupos, fitur ini banyak digunakan saat mengunjungi tempat-tempat tertutup seperti supermarket. Sedangkan untuk tempat terbuka, seperti taman, mengandalkan kesadaran setiap pengguna untuk memindai kode.

Setelah memindai kode QR, informasi tentang tempat yang ingin Anda kunjungi akan muncul. PeduliLindungi akan memberi tahu Anda berapa total kapasitas pengunjung yang bisa berada di dalam dan berapa banyak pengunjung yang ada saat ini.

Pengguna akan melihat angka misalnya 400/1.000, artinya pengguna tersebut merupakan pengunjung ke-400 dari total 1.000 orang yang dapat berada di dalam ruangan tersebut.

Pengguna mungkin diminta untuk memindai lagi jika ingin memasuki toko yang terletak di dalam mal.

BACA JUGA :  Kominfo: Informasi NIK presiden bukan dari sistem PeduliLindung

Saat keluar dari gedung, pengguna akan diminta untuk memindai kode QR untuk “Periksa“. Jika Anda lupa memindai saat keluar, pengguna dapat Periksa dari aplikasi.

Ketika pengguna mendaftar di suatu tempat, halaman utama, di atas bilah pencarian, akan memberi Anda lokasi Anda saat ini. Mengetuk “Periksa” di pemberitahuan jika Anda tidak punya waktu untuk memindai kode ketika Anda meninggalkan gedung.

Lebih baik membiasakannya Periksa untuk menjaga keakuratan jumlah orang di dalam gedung.

Fitur Scan QR Code dapat ditemukan di menu scroll halaman utama PeduliLindung.

peta zonasi

Masih di halaman utama aplikasi, pengguna akan melihat peta dimana lokasi saat ini. Peta zonasi akan akurat jika saat membuka aplikasi, pengguna mengaktifkan lokasi (GPS).

Peta zonasi akan diwarnai sesuai dengan tingkat risiko masing-masing tempat, oranye untuk risiko rendah dan merah untuk risiko tinggi. Biasanya informasi zona yang ditampilkan adalah per kelurahan.

Lokasi akan berubah jika pengguna berpindah, serta tingkat risiko, akan menyesuaikan dengan lokasi saat ini.

Selain dapat melihat resiko dimana mereka berada, pengguna juga dapat melihat tingkat resiko di tempat lain dengan melakukan pencarian melalui kolom pencarian. Jika ingin mencari lokasi lain, matikan dulu GPS agar tidak otomatis kembali ke lokasi saat ini.

Cara ini bisa digunakan untuk melihat tingkat risiko penularan jika harus bepergian ke tempat lain. Fitur ini dapat membantu pengguna membuat keputusan sebelum bepergian.

Statistik

Tab Statistik dapat menjadi informasi pelengkap dari peta zonasi di halaman utama.

Statistik memuat informasi jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 di satu kelurahan, kecamatan, kota, dan provinsi.

Selain angka positif, tab ini juga memuat jumlah pasien sembuh, meninggal dan tren harian. Untuk pasien yang meninggal, hanya data per provinsi yang dimasukkan dalam Statistik.

Loading...

Pendaftaran vaksin

Kembali ke halaman utama atau Home, pengguna dapat melakukan pendaftaran vaksinasi COVID-19 melalui aplikasi ini.

Untuk mendaftar, pengguna harus memasukkan nomor registrasi penduduk dan nama lengkap. Jika Anda telah divaksinasi, fitur ini dapat digunakan untuk melihat status vaksinasi.

PeduliLindung akan menampilkan informasi identitas yang telah menerima jumlah dosis vaksin COVID-19.

Teledokter

Fitur ini akan menghubungkan pengguna ke layanan telemedicine dari platform lain.

Fitur ini saat ini menyediakan dua layanan, yaitu pemeriksaan kesehatan mandiri dengan Grab Health yang didukung oleh Good Doctor, dan Prixa.

Sedangkan fitur kedua adalah konsultasi dokter melalui platform Halodoc, ProSehat, TelkoMedika dan Grab Health yang didukung oleh Good Doctor.

BACA JUGA :  Regulator China menyiapkan platform untuk memantau perusahaan game

Tarif konsultasi kesehatan dapat bervariasi antar aplikasi.

Paspor Digital

Dalam fitur ini, pengguna dapat melihat sertifikat vaksinasi COVID-19 dan mengunduhnya sehingga tidak perlu mencetak sertifikat.

Sertifikat yang muncul di aplikasi CaresProtect hanya milik pengguna yang login (login) di aplikasi. Ketuk nama yang tercantum pada tab sertifikat di alat Digital Passport untuk melihat sertifikat digital vaksin COViD-19.

Hasil tes COVID-19 juga dapat dilihat melalui fitur ini. Hasil tes yang masuk ke aplikasi PeduliLindung berasal dari rumah sakit atau klinik yang sudah menjadi mitra.

Buku Harian Perjalanan

Fitur ini berisi riwayat perjalanan pengguna selama dua minggu terakhir. PeduliLindung hanya mencatat perjalanan yang terkait dengan sistemnya, misalnya jika pengguna melakukan check in dengan fitur Scan QR CODe.

Selebihnya, jika bepergian dan tidak check-in Scan QR Code, aktivitas tidak tercatat di PeduliLindungi.

Pengguna dapat mengetuk riwayat tempat yang pernah mereka kunjungi untuk melihat detail tiket perjalanan, seperti waktu check-in dan check-out serta kepadatan lokasi selama waktu berkunjung.

e-Hac

Sistem Electronic Health Card Alert (e-HAC) Kementerian Kesehatan telah terintegrasi dengan PeduliLindung, yang dapat ditemukan di bagian bawah halaman utama.

e-HAC adalah sistem pemantauan perjalanan pengguna selama pandemi ini. Pengguna akan diminta untuk mengisi informasi seperti data pribadi dan detail perjalanan saat melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan transportasi umum, seperti pesawat terbang.

Akun

Pada tab Akun, pengguna dapat melihat status vaksin dan tes COVID-19 serta informasi apakah mereka dapat bepergian dengan aman ke fasilitas umum.

Pengguna juga dapat menemukan tiket vaksin pada tab Account, baik untuk vaksin pertama maupun kedua. Sertifikat vaksin COVID-19 juga dapat ditemukan di tab ini.

Selain itu, tab ini juga berisi tips kesehatan seperti cara menggunakan masker yang benar dan kapan harus ke dokter jika merasakan gejala COVID-19.

Aplikasi PeduliLindung ini didesain sebagai penunjang jika anda harus beraktivitas di tempat umum. Karena aplikasi ini menyimpan data pribadi pengguna, gunakan aplikasi ini dengan bijak dan hanya tunjukkan data di dalamnya kepada petugas yang berwenang.

Baca juga: Kominfo: Informasi NIK Presiden Bukan Dari Sistem PeduliLindung

Baca juga: Menkes: Kebocoran Data PeduliLindung Berisiko Terhadap Keselamatan

Baca juga: Kemenkes Tutup Data Resmi Vaksinasi di Aplikasi PeduliLindung

Oleh Natisha Andarningtyas
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Mengeksplorasi Fitur Aplikasi PeduliLindung – Satupos News

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *