Anak di bawah 12 tahun bisa mengunjungi mall semoga tidak hanya di 5 kota

by -0 views
30 - SatuPos.com



30 - SatuPos.com

Pusat Perbelanjaan memiliki sistem untuk menghitung jumlah pengunjung dan memiliki SOP yang dapat diterapkan setiap saat

Jakarta (Satupos) – Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) berharap aturan yang mengizinkan anak di bawah 12 tahun untuk mengunjungi mal bersama orang tuanya tidak terbatas di 5 kota seperti sekarang.

Hal ini tercermin dari penerapan protokol kesehatan yang lebih baik hingga penerapan protokol “Wajib Vaksinasi” yang merupakan jaminan bahwa setiap pengunjung dan karyawan yang masuk ke dalam mall telah mendapatkan vaksin COVID-19.

“Diharapkan juga dalam waktu yang tidak lama lagi usia di bawah 12 tahun dapat masuk ke seluruh pusat perbelanjaan yang berada di wilayah selain DKI Jakarta, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta dan Surabaya,” ujar Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja kepada Satupos, ditulis Rabu.

Dengan pengawasan ekstra yang diberikan oleh orang tua dan wali yang bertanggung jawab terhadap anak yang berkunjung ke mall, tentunya penyesuaian peraturan tersebut dapat mendorong kegiatan ekonomi dan jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan dan mall di Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Baca Juga: Aturan Usia Pengunjung Dilonggarkan, Jumlah Kunjungan Mall di Surakarta Meningkat

Alphonzus mengatakan, dengan aturan yang mengizinkan orang tua atau orang dewasa mengundang pengunjung anak-anak di bawah usia 12 tahun, diperkirakan akan ada peningkatan 10 persen kunjungan ke mal yang memiliki izin untuk mematuhi aturan tersebut.

Pusat perbelanjaan yang kini diwajibkan memiliki QR Code PeduliLindung untuk membantu pemerintah memastikan mobilisasi masyarakat juga telah dipastikan dapat menentukan jumlah pengunjung sesuai kapasitas yang diizinkan beroperasi di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pusat Perbelanjaan memiliki sistem untuk menghitung jumlah pengunjung dan memiliki SOP yang dapat diterapkan setiap saat jika ada indikasi atau terdeteksi jumlah pengunjung akan melebihi kapasitas maksimum yang diizinkan. Akses ke Pusat Perbelanjaan akan ditutup sementara hingga jumlah pengunjung di dalam Pusat Perbelanjaan berkurang. , kata Alphonzus.

BACA JUGA :  Pusat grosir Senen Jaya revitalisasi hampir selesai

Baca juga: Tren pengunjung baru mal di Jakarta mencapai 35 persen

Karena itu, APPBI berharap aturan yang mengizinkan pengunjung berusia di bawah 12 tahun masuk ke mal tidak terbatas hanya di lima kota.

Loading...

Sebelumnya, pada Senin (20/9), Pemerintah Pusat menyatakan akan menguji coba pengunjung yang berusia di bawah 12 tahun boleh masuk mal atau pusat perbelanjaan dengan syarat harus ada pengawasan ketat dari orang tua.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang juga berperan sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali.

Kondisi ini diperbolehkan karena kasus COVID-19 semakin tertangani dengan baik di lima wilayah yang diizinkan membuka malnya untuk pengunjung di bawah usia 12 tahun.

Kelima wilayah tersebut adalah DKI Jakarta, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya.

Selain itu, penyesuaian lain yang didapat dari evaluasi PPKM terbaru adalah pengunjung yang masuk kategori kuning di aplikasi PeduliLindung atau baru saja mendapat vaksin fase 1 diperbolehkan menonton di bioskop setelah sebelumnya hanya kategori hijau atau penerima vaksin dua tahap yang diperbolehkan. untuk ditonton di bioskop.

Namun, penyesuaian dapat terjadi lagi di kemudian hari dan diajukan dalam evaluasi mingguan berikutnya untuk mengantisipasi perubahan yang begitu cepat.

Baca juga: Masih sepi pengunjung, Pemkot Bogor kembali bahas aturan masuk mall

Baca juga: Pengelola Pusat Perbelanjaan Dukung Aturan Wajib Vaksinasi Pengunjung

Reporter: Livia Kristianti
Redaktur : Suryanto
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Anak di bawah 12 tahun bisa mengunjungi mall semoga tidak hanya di 5 kota

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *