APPBI sambut baik pemeriksaan kesehatan melalui PeduliLindung

by -0 views
sosilisasi peduli lindungi - SatuPos.com



sosilisasi peduli lindungi - SatuPos.com

Jadi, Anda harus melalui sistem

Jakarta (Satupos) – Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) menyambut baik kebijakan pemerintah yang menerapkan penyaringan kesehatan sebelum memasuki tempat umum dengan aplikasi PeduliLindung.

“Kami ingin memastikan pusat perbelanjaan sebagai fasilitas masyarakat menjadi tempat yang aman dan sehat untuk dikunjungi,” kata Ketua APPBI Alphonzus Widjaja, Rabu.

Pemerintah memberikan kelonggaran untuk sejumlah daerah yang mengalami penurunan kasus COVID-19, tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan bisa dibuka lebih lama.

Baca juga: Anies Butuh “Supermarket” Pakai Aplikasi PeduliLindung

Mulai 7 September, pemerintah mewajibkan pengelola tempat umum menerapkan protokol kesehatan tambahan, yaitu wajib vaksinasi COVID-19. Pemeriksaan wajib vaksin menggunakan fitur yang ada di aplikasi PeduliLindung.

Menurut Alphonzus, pemeriksaan sertifikat vaksinasi COVID-19 tidak bisa dilakukan secara manual karena berbagai kendala salah satunya adalah beredarnya sertifikat palsu.

“Jadi harus melalui sistem,” kata Alphonzus.

Menurut APPBI, keharusan untuk divaksinasi mengunjungi pusat perbelanjaan akan mempercepat program vaksinasi nasional. Semakin cepat Indonesia mencapai target orang yang divaksinasi COVID-19, semakin cepat negara tersebut keluar dari krisis kesehatan yang berdampak multidimensi ini.

Baca juga: Peduli Lindungi Pengintegrasi Utama Tiga Strategi Pengendalian Pandemi

Loading...

Sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Bali mengalami penurunan kasus positif COVID-19. Oleh karena itu, tingkat Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga mengalami penurunan di tingkat tertentu, salah satunya di DKI Jakarta.

APPBI melihat tingkat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan setelah pelonggaran ini bergerak naik, meski tidak seperti periode sebelum PPKM.

Alphonzus mengatakan pergerakan tingkat kunjungan agak lambat, tetapi dia yakin grafik terus bergerak naik.

“Mudah-mudahan di triwulan IV bisa seperti sebelum PPKM,” kata Alphonzus.

BACA JUGA :  Kampanye vaksinasi Marvel melalui komik "Avengers: We Are Resillent"

Saat ini APPBI memiliki 350 anggota, 250 di antaranya berada di Jawa-Bali. Alphonzus menyatakan, pusat perbelanjaan milik anggota APPBI di Jawa-Bali telah menerapkan aturan wajib vaksin dengan cara: penyaringan melalui aplikasi PeduliLindung.

Baca juga: BSSN Jamin Sistem Care Protect Aman

Baca juga: Pemerintah Perluas Pemanfaatan PeduliLindung di Ruang Publik

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Redaktur : Suryanto
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel APPBI sambut baik pemeriksaan kesehatan melalui PeduliLindung

dari SatuPos.com

0 Reviews

Write a Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *