Terbang sekarang lebih aman daripada COVID-19

by -0 views
pexels sergey zhumaev 2076721 - SatuPos.com



pexels sergey zhumaev 2076721 - SatuPos.com

Setiap dua menit, udara di dalam pesawat disegarkan, jadi lebih aman

Jakarta (Satupos) – Menerbangkan pesawat kini lebih aman dari potensi terpapar virus corona berkat pemanfaatan teknologi.

Pesawat Garuda Indonesia khususnya menggunakan teknologi HEPA (Udara Partikulat Efisiensi Tinggi) atau penyaringan partikel yang kuat, yang diklaim dapat menciptakan udara bersih di dalam kabin pesawat, kata Ade R Susardi selaku Direktur Pelayanan dan Niaga PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dalam webinar, Kamis.

Cara kerja HEPA adalah dengan menyedot sebagian udara di dalam kabin dan membuangnya, sisanya dipompa melalui filter udara HEPA yang memungkinkan virus dan bakteri menghilang.

Baca juga: Garuda Gunakan Aplikasi Digital untuk Menggalang Donasi Untuk Kemanusiaan

“Setiap dua menit, udara di pesawat itu menyegarkan, jadi lebih aman,” kata Ade.

Selain itu, maskapai penerbangan juga dikenakan kebiasaan baru yang diatur sebagai syarat terbang yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI, Satupos lain vaksinasi dan bukti antigen PCR.

“Garuda Indonesia menjamin keselamatan penerbangan, mulai dari calon penumpang yang ingin naik pesawat harus menunjukkan bukti vaksinasi, hasil tes antigen PCR dan juga scan aplikasi PeduliLindung. mendaftar Kami juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat termasuk menjaga jarak antrean dan menggunakan masker,” kata Ade.

Saat masuk gerbang atau ruang santai, protokol kesehatan akan terus diterapkan, misalnya dengan membatasi kapasitas ruang santai hingga 50 persen.

Baca juga: Maskapai Garuda Jajaki Skema Restrukturisasi

Loading...

“Momen asrama Juga diatur untuk menjaga jarak antrean, sedangkan di dalam kabin kapasitas maksimalnya hanya 70 persen dan dengan semua sistem HEPA, sirkulasi udara tetap terjaga dan penumpang wajib memakai masker kecuali saat minum,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Sleman mengatakan pengunjung museum menurun 90 persen selama pandemi

Saat penumpang turun dari pesawat, protokol kesehatan juga kembali diterapkan selama proses embarkasi.

“Penumpang turun dalam lima baris, dan sambil menunggu bagasi jarak antrian tetap terjaga. Bagasi juga selalu didesinfeksi sebelum sampai ke penumpang.”

Antrean penumpang yang melakukan perjalanan melalui udara kembali meningkat seiring dengan pelonggaran pembatasan mobilitas masyarakat akibat penurunan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia.

“Misalnya untuk penerbangan ke Bali, dari Rabu hingga Minggu, tiket sudah dipesan, bahkan kami tambahkan satu penerbangan lagi, trennya menuju akhir pekan sekarang seperti itu. Namun, kami masih menahannya dari pembukaan hingga kapasitas 100 persen kursi,” pungkas Ade memastikan masyarakat tidak ragu untuk naik pesawat.

Baca juga: Garuda Indonesia Dukung Penerbangan untuk Kegiatan PON di Papua

Baca juga: Bandara AP I Catat Satu Juta Lalu Lintas Penumpang pada Agustus 2021

Wartawan: Ida Nurcahyani
Redaktur : Suryanto
HAK CIPTA © Satupos 2021



Terimakasih sudah membaca artikel Terbang sekarang lebih aman daripada COVID-19

dari SatuPos.com

Nilai Kualitas Konten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *